KADES GEDUNG MULYA TAHAN 109 SERTIFIKAT MILIK MASYARAKAT

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Mesuji : www.wartahuhum.net-Kepala Desa Gedung Mulya Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung, Harsono. Mengumpulkan Waga Masyarakatnya di Balai Desa Gedung Mulya untuk membagikan sertifikat yang pada waktu itu mengajukan program prona atau Surat Tanah Sistematis Lengkap (STSL) dan sekarang sudah jadi sekitar kurang lebih 109 (seratus sembilan) sertifikat. Pada acara tersebut di hadiri oleh tim dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten/Kota Tulang Bawang. Kamis, 14/03/2019.

Petugas dari Badan Pertanahan Negara (BPN) M Budi mengatakan kepada Warga Masyarakat Desa Gedung Mulya bahwa pengajuan program pembuatan Sertifikat prona atau Surat Tanah Sistematis Lengkap (STSL) sudah dapat di bagikan tetapi tidak semuanya, ini hanya ada sementara 109 (seratus sembilan) Sertifikat. kami harap Masyarakat dapat menjaga dengan baik dengan buku sertifikat yang sudah kami bagikan atau di simpan dengan baik. Ungkapnya.

Pada saat pembagian buku sertifikat tersebut harus yang bersangkutan langsung dan membawa persyaratannya berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang asli, kalau mewakili harus membawa Surat Kuasa dari hak pemilik buku sertifikat tersebut. dan apabila ada yang tidak hadir akan kami bawa lagi buku sertifikatnya ke Kantor BPN Tulang Bawang. nanti kalau yang bersangkutan ingin mengambil buku sertifikat tersebut, datang saja ke Kantor BPN dan membawa KTP yang aslinya. Imbuhnya.

Kepala Desa Harsono mengatakan kepada warga Masyarakatnya, saya memperjuangkan masyarakat ini ikhlas dan tidak minta imbalan sedikit pun. Saya mohon dengan masyarakat semua untuk menjaga kekompakan serta kebersamaan, apabila ada permasalahan di Desa cepat di koordinasikan dengan kami. Jangan di adukan oleh media/ wartawan dan LSM. Mengenai pembagian sertifikat yang sudah jadi nanti simbolis saja sebanyak 10 (sepuluh) orang saja. Ungkapnya.

Setelah tim dari BPN sudah membagikan kepada masyarakat Desa Gedung Mulya tersebut, dengan beraninya Kepala Desa menarik buku sertifikat tersebut dari Warganya itu, dengan alasan ingin di foto kopi dulu untuk arsip di Desa. dan nanti setelah di foto kopy saya akan bagikan buku sertifikatnya kepada yang bersangkutan.

Bagi yang belum menyelesaikan administrasi sebesar Rp. 250.000; (dua ratus lima puluh ribu rupiah) perserifikat, dan saya tidak akan membagikannya. kalau nanti ada pihak ketiga untuk mengurus sertifikat ini, kalau perlu kita hajar dan gebukin saja, Jelasnya Kades. (BiRu/Red).