Satpol PP Kota Tangerang Lakukan  Penataan PKL Disekitaran Panarub.

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Tangerang : Gundala, salah seorang penjual bubur ayam yang biasa mangkal disekitaran M. Toha tidak dapat menyembunyikan kepanikannya saat puluhan anggota satuan Polisi Pamong Prraja Kota Tangerang menghampirinya Senin, (11/3/2019) kemarin.

Saking paniknya, puluhan mangkuk bubur yang tersimpan rapih didalam gerobaknya berhamburan dan pecah saat dirinya mencoba memindahkan paksa gerobak yang sebelumnya ada diatas trotoar.

Bukan cuma itu, gerobak gundala yang sebagian besar menggunakan kaca juga pecah berantakan lantaran dirinya terus memaksa menurunkan gerobaknya dari atas trotoar yang lumayan tinggi.

“Takut dibawa mas, gerobak satu satunya, biarin deh rusak juga ngga apa apa yang penting aman,”kata Gundala seraya merengek kepada petugas untuk tidak dibawa gerobaknya.

Gundala yang akrab disapa bang penyok mengaku dirinya baru dua pekan berjualan dilokasi tersebut dan tidak mengetahui terdapat larangan berjualan ditempat tersebut.“Baru dua minggu dagang udah kena razia, kasihani saya pak jangan dibawa gerobaknya,” Rengek Gundala.

Kendati demikian, petugas yang dibantu jajaran TNI/Polri tetap membawa gerobak Gundala setelah sebelumnya mengosongkan isi gerobaknya tersebut.

Ghufron Falfeli kepala bidang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat pada SatpolPP Kota Tangerang, hal tersebut terpaksa dilakukan lantaran lokasi yang dipakai oleh Gundala dalam berjualan sering kali dituding menjadi biang kemacetan sehingga mengganggu masyarakat khususnya pengguna jalan.“ Kami mempunyai aturan yang jelas terkait larangan berjualan diatas trotoar, saluran air dan fasilitas umum lainnya,”jelasnya.

Menurutnya, hal tersebut perlu dilakukan untuk menimbulkan efek jera kepada para pedagang kaki lima yang sering kali merampas hak dari pejalan kaki.

“Selama tidak melanggar kami tidak melarang, namun saat kami menemukan pelanggaran dan berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat tentunya kami akan melakukan tindakan tegas,”tuturnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus melakukan penertiban serupa sehingga kenyamanan warga kota tangerang dapat terus terpelihara dengan baik.

“Pelayanan yang dapat kami berikan kepada masyarakat adalah kenyamanan, kami tidak akan pernah lelah walaupun mendapat cibiran dari masyarakat yang terkena dampak langsung dari penegakan peraturan daerah yang kami lakukan,”ucapnya. (martin)