SMP 6 KOTABUMI DIDUGA PUNGLI DAN KANGKANGI PERMENDIKBUD

WH Lampung Utara : Berlakukannya Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), menuntut sekolah memiliki kelas komputer sendiri, tentunya untuk bisa memiliki sarana mengikuti UNBK, hingga melakukan kecurangan pungutan pada orang tua murid.

Namun Hal Tersebut masih tidak dihairaukan oleh pihak sekolah..yang sengaja memungut biaya Ujian Komputer dengan Dalih Rapat Komite.Seperti yang terjadi di SMPN 6 Kotabumi di Jalan Sudarso No. 22 Madukoro Kec. Kotabumi Utara, Kab. Lampung Utara Propinsi Lampung, anehnya pihak sekolah mewajibkan seluruh orang tua murid membayar iuran untuk membeli komputer.

Padahal sesuai aturan, pungutan seperti itu sudah dilarang sesuai Peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan (Permendikbud) Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite. Di dalamnya sudah sangat jelas mengatur melarang adanya pungutan terhadap wali murid di dunia pendidikan yang ada di negara kesatuan republik Indonesia.

“Ketika Tim Iwo Konfirmasi Dengan Kepala Sekolah SMPN 6 Kotabumi, Sumari.Spd Melalui Sambungan Telpon Seluler pada Sabtu (09-02-2018) Sekitar Pukul 16.00 Wib pihak sekolah tidak Memungut biaya ,adapun Pungutan Itu melalui komite Sekolah dalam artikata sumbangan,itu sekitar 200 siswa lebih, karena datanya ada disekolah dan masalah ini pun sudah ditangani Anggota Polda Lampung. Silahkan aja Konfirmasi langsung sama orang polda lampung. ”Kata Sumari” Ketika Tim Iwo Menayakan Siapa Orang Polda Yang Menangani Masalah Ini? Jawab Sumari, Waduh Saya Lupa Pak ! Tapi yang jelas tidak ada masalah lagi ? arena Sudah Di Bek Uap Oknum Polda,” Pungkasnya”

“Menurut Pemantauan Tim Media/IWO Pungutan Tersebut membebankan biaya sebesar Rp 550.000 kepada orang tua murid SMPN 6 Kotabumi untuk keperluan pembelian sarana prasarana Komputer dalam menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)

Akibat pungutan tersebut, tentu menjadi keluhan tersendiri bagi orang tua murid. seperti yang di keluhan salah satu orang tua murid enggan di sebutkan namanya mengatakan dirinya sangat keberatan dengan adanya pungutan dana tersebut.

Dari informasi di himpun, dari hasil keterangan sejumlah murid SMPN 6 Kotabumi, pihak Sekolah SMPN 6 Kotabumi sudah membeli Komputer sebanyak 30 unit.

“Pada Hari yang sama Tim Iwo Pun Konfirmasi Kedinas Pendidika lampung Utara Melalui Ponsel Kasi Bidang SMP Merlyn Soffi..Namun Tidak Tersambung..Hingga Berita Ini Diturunkan belum mendapat Keterangan Jelas dari Diknas Lampung Utara.Terkesannya Dinas Pendidika Lampung Utara Tutup Mata…(Tim Iwo)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *