RATUSAN MASSA DEMO DI DEPAN KANTOR DINAS PENDIDIKAN KOTA MALANG

WH Malang Raya : Ratusan mahasiswa dan masyarakat yang mengatasnamakan “Aliansi Masyarakat Tolak Kekerasan Seksual” (AMTKS), menggelar aksi di Kantor Dinas Pendidikan Kota Malang. Para demonstran menuntut keadilan bagi korban pencabulan 20 siswi SDN Kauman 3 yang dilakukan oleh seorang Guru IM.

Aliansi tersebut terdiri atas berbagai organisasi mulai dari HMI, KOHATI, PMKRI, KOPRI, GMKI UB, MCW, RESISTER, PEREMPUAN BERGERAK, BPD, JPPPRI, FMPP, BEM FH UB, GMNI KANJURUHAN, HIKAMI, PD NASYATUL ULAMA, LPAN GB, KARANG TARUNA SEBELAH.

Dalam pantauan Wartahukum.net, sempat terlibat perdebatan antara pada demonstran dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra. Zubaidah, MM.

Zubaidah menegaskan, masalah pemecatan pelaku bukanlah kewenangan Dinas Pendidikan. Dinas Pendidikan sendiri sudah melakukan tindakan sesuai dengan peraturan.

Saya tadi sudah bilang masalah pemecatan itu bukan kewenangan saya. Saya sudah melakukan sesuai aturan dan peraturan, peraturan pemerintah Nomor 53 Tahun 2010, tegasnya.

Ia menyatakan bahwa Dinas Pendidikan sudah menindak terduga pelaku sesuai dengan jalur. Pihak kepolisian juga demikian. Jadi, tinggal menunggu hasilnya.

Kita sudah melakukan sesuai jalur. Ya kita tunggu hasilnya nanti. Di kepolisian juga sudah. Tinggal menunggu hasilnya bagaimana. Sudah itu aja, ujarnya.

Sementara itu, kapan sanksi terduga pelaku ditetapkan masih belum bisa diketahui. Zubaidah menyatakan, itu bergantung pada prosesnya.

Intinya yang bersangkutan sudah kita amankan. Secara tegas guru itu sudah tidak mengajar lagi. Kalau bisa nanti ya nunggu aja, ujar Sekretaris Dinas Pendidikan Drs. Totok Kasianto. (Kie’)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *