POLISI TANGKAP BANDAR NARKOTIKA DAN JUGA MEMILIKI SENPI RAKITAN DI TUBABA

POLISI TANGKAP BANDAR NARKOTIKA DAN JUGA MEMILIKI SENPI RAKITAN DI TUBAB

WH Tulang Bawang Barat : Kepala Satuan Narkoba (Kasatnarkoba) Polres Tulang Bawang Provinsi Lampung berhasil menangkap SI alias UP (40 Th), yang merupakan bandar narkotika dan memiliki senjata api (senpi) rakitan jenis revolver.
Kasat Narkoba Iptu. Boby Yulfia, SH. MH. mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP. Syaiful Wahyudi, SIK. MH. mengatakan, pelaku di tangkap hari Selasa, 29/01/2019, sekira Pukul 09.00 Wib, di rumahnya.

SI alias UP yang berprofesi Wiraswasta, merupakan Warga Tiyuh/Kampung Pagar Dewa, Kecamatan Pagar Dewa, Kabupaten Tulang Bawang Barat, ujarnya Kasat Narkoba. Jumat, 01/02/2019.

Penangkapan terhadap pelaku, berdasarkan informasi dari Warga Masyarakat yang sangat resah dengan aktivitas pelaku yang menjadikan Rumahnya sebagai tempat transaksi Narkotika.

Berdasarkan informasi tersebut, petugas kami langsung melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenarannya. Setelah di pastikan pelaku sedang berada di Rumahnya, petugas kami langsung melakukan penggerbekan dan penggeledahan di Rumah pelaku. Disana petugas berhasil menemukan barang bukti (BB) berupa narkotika, senjata api (senpi) rakitan dan amunisi aktif, selanjutnya tersangka berikut barang bukti (BB) di bawa ke Mapolres Tulang Bawang, ungkapnya Iptu Boby.

Dalam perkara ini, petugas melakukan penyitaan BB berupa 4 bungkus plastik klip yang berisi 32 butir pil inex warna merah muda berlogo NIKE dan enam butir pil inex warna biru muda tanpa logo, 1 bungkus plastik klip kecil berisi pecahan pil inex warna biru muda tanpa logo, 86 bungkus plastik klip kecil yang berisi Narkotika jenis sabu dengan berat bruto sekira 13,24 Gram, bungkus plastik klip yang berisi beberapa plastik klip kosong, bungkus plastik klip berisi beberapa plastik klip bekas sabu, timbangan di gital merk CHQ warna hitam, senpi rakitan jenis revolver, 6 butir amunisi aktif call 38 mm modifikasi, dan buku catatan jual beli Narkotika.

Saat ini pelaku sudah kami amankan di tahanan di Mapolres Tulang Bawang untuk di mintai keterangan. Untuk kepemilikan narkotikanya pelaku akan di jerat dengan Pasal 114 ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Di pidana dengan hukuman mati, pidana penjara se Umur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun.

Sedangkan untuk kepemilikan senpi rakitan dan amunisi akan di jerat dengan Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 tahun 1951 tentang Larangan kepemilikan senpi dan amunisi secara illegal. Di hukum dengan hukuman mati atau penjara seumur hidup atau hukuman kurungan penjara sementara paling setinggi 20 tahun. Jelasnya. (Budi/Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *