Dua Caleg Berbeda Partai PKB Dan PDIP Lapor Banwas Banyuwangi

WH Banyuwangi : Dua calon legeslatif dari dua partai berbeda, Partai PKB dan PDIP mereka bersama- sama melaporkan perusakan alat peraga kampaye (APK). Dua caleg tersebut resah dengan adanya perusakan APK oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Mereka melaporkan oknum tersebut ke banwas Banyuwangi Senin,11/02/2019.

Caleg dapil IV partai PKB Banyuwangi H moh Khozin mengatakan, maksud kedatangan kami melaporkan diduga salah satu oknum kader partai yang merusak alat peraga kampanye(APK).

Oknum ini meresahkan bagi calon legeslatif yang mau bertarung di pileg 2019. Mereka selain merusak baliho calon juga membuangnya disungai tidak jauh dari tempat pemasangan APK . Kejadian perusakan APK tersebut sekitar tanggal 6 februari 2019 katanya.

Lanjut Khusin, Daerah perusakan di desa Baru rejo kec Silir Agung kab Banyuwangi di perkirakan pada malam hari. APK yang kita temukan pada pagi hari sekitar jam 6 pagi. Perusakan APK tersebut bukan punya partai PKB saja melaikan lintas partai.

“Oknum ini kita laporkan biar tidak terjadi fitnah di kemudian hari. Oknum yang melakukan perusakan kita sudah tahu pelakunya”. banyak saksi mata yang melihat pada waktu perusakan dan juga oknumnya Whassapp(WA) pada saya.

Hal senada dilontarkan Tim kordapil IV kab Banyuwangi pemenangan Banyu Biru caleg DPR RI Nomor urut 3 Subur Rianto, maksud kedatangan kami di Bawas kab Banyuwangi melaporkan oknum kader PDIP yang merusak APK.

“Kami memang melaporkan kader PDIP itu sendiri, yang merusak APK yang terpasang ke baswas”. Maksud perusakan APK oleh oknum kader PDIP sampai sekarang tidak tahu. Yang saya ketahui kami memang beda pandangan dalam pengusungan calon legeslatif katanya.

Lanjut Subur “Dugaan sementara perbedaan pandangan dalam pengusungan caleg di wilayah dapil IV kab Banyuwangi atau iri hati “. Pelaporan kami untuk memberi pembelajaran dari semua kader partai politik, boleh beda pandangan tetapi tujuannya harus membesarkan partai tutupnya.

Sementara pihak baswas Banyuwangi belum bisa di konfirmasi. Terkait pelaporan dari kedua calon legeslatif. (Gufron )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *