Ibu Muda Tega Habisi Nyawa Anak Kandung Yang Barru Ia Lahirkan Dengan Cara Membekapnya Hingga Meninggal .

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Tangsel : Polres Tangerang Selatan gelar rekonstruksi pembunuhan bayi oleh ibu kandungnya sendiri, Lilis Siti Saadah alias (LSS) 20 Th, yang mana pembunuhan bayi tersebut terjadi ditempat LSS berkerja yang berada di Kawasan Kompleks Arinda Permai I, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Selasa ,(26/02/2019).

Dalam gelar rekonstruksi tersebut dihadiri oleh Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP. a Alexander, S.H.,S.Ik.,M.Si.,M.H.,M.M berserta Kanit PPA Sat Reskrim Iptu Sumiran, S.H. Selaku Pengarah Adegan, Penyidik Unit PPA Sat Reskrim Polres Tangerang Selatan, Personel Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Tangerang Selatan.

Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP. a Alexander, S.H.,S.Ik.,M.Si.,M.H.,M.M yang mengatakan kepada awak media ” hari ini kita lakukan rekonstruksi atau reka adegan yang mana pelaku hingga tega membunuh bayi yang baru saja ia lahirkan pada Kamis (14/2/2019) lalu, dalam reka adegan rekonstruksi ini ada 20 adegan yang diperankan pelaku saat menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri, ” ungkap kasat Reskrim polres Tangsel

Aksi pembunuhan yang dilakukan LSS ini dilakukan nya sendiri, karena motif dari LSS membunuh bayi kandungnya tersebut lantaran malu karena bapak kandung dari si bayi tersebut tidak bertanggung jawab,  dalam rekonstruksi tersebut LSS menghabisi nyawa anak kandungNya tersebut terdapat di reka adegan, 9, 10 sampai adegan 11 .

” Bayi itu meninggal karena LSS ,menekan sibayi ,lalu dilanjutkan ditutup mukanya dengan sebuah kain lalu membekapnya hingga diketahui bayi laki laki tersebut meninggal dunia .”Tegas Alex Kasatreskrim Polres Tangsel

Pembunuhan tersebut diketahui pembantu lainnya yang mencium aroma bau busuk dari Gudang bagian belakang Rumah, dan setelah melihat sesosok mayat bayi lalu melapor ke majikan LSS dimana tempat LSS bekerja, setelah majikan LSS mendapat laporan tersebut lantas majikan LSS langsung melaporkan kepada pihak polisi dan dari laporan yang diterima Majikan LSS, lantas kami melakukan penyelidikan dengan menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dalam rekonstruksi ini dihadirkan antara lain ;
1. 1 (satu) orang Tersangka
2. Para Saksi
3. Pengacara a.n Julian Jaya Pasau, S.H

Atas perbuatannya kini LSS harus mendekam di balik jeruji besi dan dikenakan Tindak Pidana Penganiayaan Terhadap Anak Dibawah Umur dan atau kejahatan terhadap jiwa orang yang menyebabkan Meninggal dunia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 80 Ayat (3) dan (4) UU RI No. 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 341 KUHPidana. (Martin)