Direktur RSUD Kabupaten Sampang Akui Kurang Sempurnanya Pelayanan Serta Kelalaian Terhadap Pasien.

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Sampang : (24/02/2019). Gelar DISKUSI PUBLIK oleh forum Komunikasi Pemuda Madura dengan mengankat sebuah tema” Buruknya pelayanan publik serta sempitnya ruang publik dalam bidang kesehatan dan hukum “yang dihadiri anggota DPR RI Dapil Madura K.Jakfar Sodik, Ombudsmen RI, Perwakilan Pemkab Sampang, Dinas kesehatan, praktisi hukum, kalangan aktifis dan keluarga pasien, di Gedung KP-RI Karta kabupaten Sampang, Minggu (24/2019).

Berbagai hujatan dari semua kalangan peserta diskusi publik(yang mewakili)baik dari keluarga pasien, kepala desa, tokoh dan aktivis, semuanya tertuju kepada kurang maksimalnya pelayanan RSUD Dr. Muhammad Zyn sampang. Begitu bubroknya pelayanan yang ada di Rumah Sakit tersebut.

Seperti halnya apa yang sudah di sampaikan oleh keluarga korban (Syafira) bocah yang meninggal di Rumah Sakit sampang. Keluarga korban (Nurul)akrab dipanggil menjelaskan panjang lebar dan kembali menceritakan tentang kronologi meninggalnya (Syafira) yang tidak lain keponakannya sendiri, itu jelas kebobrokan pihak Rumah Sakit.

Terlepas dari semua hujatan yang secara bergantian dari peserta diskusi kemudian direktur RSUD kabupaten sampang (Dr. Titin Hamidah) menanggapi dan mengakui kurang sempurnanya dalam pelayanan terhadap pasien. Untuk selanjutnya dari pihak Rumah Sakit akan terus berupaya untuk memberikan yang terbaik, dan kami juga berkomitmen akan terus meningkatkan pelayanan kami.

Harapan dari Ketua Forum Komunikasi Pemuda Madura (Mas Jaffar) kepada semua peserta diskusi untuk sama-sama mengawal kasus akan kelalaian pihak rumah sakit, yang mengakibatkan nyawa melayang. Sampai kita menemukan siapa yang bersalah, apakah dari direktur rumah sakit atau perawat di rimah sakit dan bisa jadi dari Dinas Kesehatan, ” ujarnya”(ZAIN)