PROYEK INFRASTRUKTUR JALAN RIGIT BETON SEBANYAK 13 TITIK MENGAKIBATKAN SUAP BUPATI

WH Mesuji : Penangkapan Kepala Daerah Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung Bupati H. Khamami, SH. karena menerima fee pembangunan Infrastruktur Jalan rigit beton sebanyak 13 (tiga belas) titik dari pemborong. dalam pengerjaan tersebut, mulai membuat warga Mesuji merasa tertipu dengan kualitasnya. Pantas Jalan di sini hanya bertahan 2 (dua) bulan, dan masuk bulan ketiga sudah mulai rusak atau hancur, ujar Dodo (35), warga Simpang Pematang, Jum’at, 25/01/2019.

Menurut Dodo (35), sejumlah warga, memang sudah mencurigai pembangunan Infrastruktur Jalan rigit beton untuk 13 (tiga belas) titik dengan bagu anggaran Rp. 83 milyar pada Tahun 2018. Rigit beton hanya dengan batu, tidak pakai pengenaman besi. Infrastruktur Jalan rigit beton tersebut sekarang mulai berlobang di mana-mana, ungkapnya.

Kualitas pembangunan InfrastrukturJalan rigit beton, lewat ABPD Mesuji, berbeda jauh dengan infrastruktur yang di kerjakan Pemerintah Pusat atau Provinsi Lampung. Kalau Pekerjaan milik Dinas Provinsi memang sangat berbeda jauh dari Ketinggiannya, dan memakai pengenaman besi. Tapi PUPR Kabupaten Mesuji hanya memakai batu, seperti untuk pembuatan gang. Istilah mereka bilang LC, tetapi biasanya untuk pejalan kaki, bukan untuk di lewati kendaraan, tuturnya.

Tokoh pemuda Simpang Pematang itu mengatakan KPK perlu Investigasi menyeluruh atas Proyek Pembangunan di Kabupaten Mesuji. Kalau kurang bukti atau tidak percaya, datang dan cek saja di lokasi tersebut. Jalan baru selesai akhir Tahun 2018 sudah pada berlubang, ujarnya. (Budi/Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *