Pemprov dan DPW IKM Bengkulu Gelar Tabligh Akbar

WH Bengkulu : Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menghadiri sekaligus membuka Tabligh Akbar bersama Ustadz Fadlan Garamatan, Jumat (25/1) di Masjid Raya Baitul Izzah Bengkulu. Ustadz. Fadlan Garamatan yang merupakan seorang Dai dari Papua ini sering dijululi sebagai “Ustadz Sabun”.

Hal ini bermula dari dakwah pertama yang dilakukannya adalah dengan mengajarkan masyarakat Papua bagaimana mandi menggunakan air bersih dan sabun serta sampo. Karena masarakat Papua di beberapa wilayah belum mengenal mandi.

Mandi merupakan metode dakwah awal yang dilakukan sebelum masyarakat Papua dikenalkan apa itu Islam. Strategi itulah yang membuat Ust. Fadlan mendapat julukan sebagai Ustadz Sabun.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah sendiri menyambut baik kedatangan Ustadz. Fadlan Garamatan di Provinsi Bengkulu. Kedatangan Ust. Fadlan diharapkan memberikan ridho tersendiri bagi masyarakat Provinsi Bengkulu.

“Mari kita ikuti secara bersama – sama kajian tausiah yang akan disampaikan oleh Ustadz. Fadlan Garamatan dalam kesempatan yang sangat baik ini mudah – mudahan berkah dan ridho Allah SWT akan selalu tercurah di Bumi Rafflesia yang kita cintai ini,” ajak Rohidin Mersyah.

Pada kesempatan ini Rohidin juga mengutarakan pembangunan renovasi Masjid Raya Baitul Izzah yang sekarang sudah mencapai 40% dari total pembangunan di tahun 2018 lalu. Masjid Raya Baitul Izzah kembali akan di lanjutkan hingga selesai ditahun 2019 ini.

Diharapkan kawasan Masjid Raya Baitul Izzah dapat menjadi sentral pusat kegiatan keagamaan maupun syiar Islam, Pemprov sendiri akan terus melakukan perbaikan – perbaikan fasilitas di berbagai sektor.

“Kita manfaatkan secara produktif kita pelihara dengan baik, betul – betul sekali lagi ini menjadi pusat peribadatan dan syiar Islam bagi masyarakat Provinsi Bengkulu secara keseluruhan,” jelas Rohidin.

Tampak hadir Anggota DPD RI Ahmad Kanedi, Ketua BMA Provinsi Bengkulu S. Effendi, Kepala OPD Provinsi Bengkulu, serta DPW Induk Keluarga Minangkabau dan DPW Bundo Kanduang Provinsi Bengkulu. (Rk/Mc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *