PT. LAMBANG JAYA/PEMATANG AGRI LESTARI TIPU DAN CAPLOK TANAH MASYARAKAT

WH Mesuji : Dewan Perwakilan Rakyat Derah Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung, Ketua Komisi A Suyadi dan Wakil Ketua I, II serta anggotannya menindaklanjuti pengaduan masyarakat pada tanggal 26/08/2018.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mesuji mengundang Warga Masyarakat Desa Suka Agung dan Suka Mandiri yang di duga tanahnya bersengketa dengan PT. Lambang Jaya/Sinar Pematang Mulia/Pematang Agri Lestari yang awalnya dengan perjanjian sewa kelola lahan pertanian/perkebunan milik masyarakat setempat. Pada acara tersebut di hadiri Warga Masyarakat kurang lebih 100 Orang. Selasa, 06/11/2018.

Perwakilan Masyarakat Munawar menyampaikan, kami asli Orang Transmigrasi Lokal dari Gunung Balak Lampung Tengah pada tahun 1983, pada waktu itu belum ada Perusahaan PT. Lambang Jaya/SPM/PAL di tempat kami.

Kemudian pada tahun 1993 datang pihak Perusahaan PT. Sumber Karya menawarkan sewa kelola lahan dengan sepakatan sewa selama 10 (sepuluh) tahun dan per tahunnya sebesar Rp. 50.000 (lima puluh ribu rupiah). Setelah itu PT. Sumber Karya tidak sanggup mengelola lahan tersebut, akhirnya di limpahkan ke Perusahaan PT. Lambang Jaya dan di tanami ubi kayu selama 7 (tujuh) tahun. Kemudian setelah itu, pihak PT. Lambang Jaya kekurangan modal untuk mengelola perkebunannya yang akan di tanami pohon kelapa sawit, lalu bermitra atau kerjasama dengan PT. Pematang Agri Lestari (PAL) yang sampai saat ini tanah tersebut yang perjanjian sewa kelola belum di pulangkan kepada pemiliknya. Jelasnya.

Ketua DPRD Puas Amrulloh, SE. mengatakan kepada warga masyarakat saat ini permasalahan sengketa tanah tersebut sudah kami diposisikan ke Komisi A yang menangani permasalahan tersebut. dan kami berharap dengan Komisi A sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sehingga dapat membantu menyelesaikan permasalahan sengketa lahan masyarakat Desa Suka Agung dan Suka Mandiri dengan PT. Lambang Jaya/Pematang Agri Lestari. Jelasnya.

Ketua Komisi A Suyadi mengatakan kepada warga masyarakat, kami selaku lembaga perwakilan masyarakat akan berusaha membantu menyelesaikan permasalahan sengketa lahan ini. Apabila nantinya tidak dapat di selesaikan bersama, kami akan serahkan melalui jalur hukum. Ungkapnya.

Wakil Ketua II Iwan Setiawan menyampaikan, kami akan pelajari berkas tersebut kemudian setelah ini penyampaian atau penjelasan dari masyarakat sudah cukup jelas pihak kami akan memanggil pihak Perusahaan PT. Lambang Jaya/Sinar Pematang Mulia/Pematang Agri Lestari dalam waktu dekat ini, Jelasnya. (Budi/Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *