Mantan Penyidik KPK Akan Menduduki Kursi Sabagai Kapolres Sumenep

Spread the love

WH Sumenep : Setelah sekian lama menjalankan tugasnya sebagai Kepala Kepolisian Resort Sumenep, Madura, Jawa Timur posisi AKBP Fadillah Zulkarnaen akhirnya diganti.

Pengganti AKBP Fadillah Zulkarnaen saat ini adalah AKBP Muslimin, yang sebelumnya bertugas sebagai Penyidik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebelum bertugas di KPK, AKBP Muslimin terlebih dahulu bertugas di daerah Kalimantan Barat.

Sementara serah terima atau pisah sambut petinggi Mapolres Sumenep dilakukan di Halaman Mapolres Sumenep berjalan meriah dan penuh khidmat, Senin, (12/11/2018) Jam 8.

Sedangkan Fadillah Zulkarnaen saat ini, memangku jabatan baru, yakni sebagai Wakil Direktur (Wadir) Narkoba Polda¬†Banten, “Bahwa kami lama di Kalimantan Barat selama 6 tahun, disana ketemu jodoh, isteri saya sekarang, saat itu jadi Pamapta, ketemu saat dinas kemudian agak lama pacaran terus menikah,” kata AKBP Muslimin, saat memberikan sambutan di acara pisah sambut.

Selanjutnya kata Muslimin, pada 2006 dirinya menjalani pendidikan PTIK dan baru selesai 2018. “Kemudian kami ditempatkan di Polda Aceh sampai 1 tahun, sampai awal 2019,” ungkapnya.

Setelah itu Kata Muslimin, sejak Februari 2009 hingga Februari 2017 ditugaskan menjadi penyidik KPK. “Jadi, riwayat jabatan kami hanya sedikit, kalau dihitung-hitung di Kepolisian kami hanya 6 tahun. Karena hanya menjabat Pamapta, KBO, KBO Reskrim, Kapolsek dua kali kemudian Kasat Narkoba sekali. Karir saya di Kepolisian yang belum lengkap adalah jabatan Kabag Ops dengan Jabatan Wakapolres, itu tidak sempat kami dapatkan karena kami di 2009 itu sudah di KPK,” jelasnya.

Selama di KPK lanjut Muslimin, banyak pengalaman yang ia dapat. Salah satunya meski Kantor Dinas di Jakarta, namun dia bisa menjajaki beberpa daerah di Indonesia.

Namun, untuk Pulau Madura belum pernah dikunjungi hingga saat ini menjabat sebagai Kapolres. “Kalau pulau lainnya di luar Papua sudah kami jelajahi semua, mulai dari Aceh, medan Pekan Baru, Bengkulu, Lampung, Kalimantan Barat, Sulawesi, Makasar, Manado, Denpasar, Lombok Maluku sudah kami jelajahi,” ungkapnya.

Sebelum menjabat sebagai Kapolres Sumenep Muslimin juga menjabat sebagai Kapolres Magetan. Selama ini, dari berbagai daerah di Provinsi Jawa Timur, Magetan merupakan daerah yang tidak tersentuh KPK.

“Sering menyampaikan ke Pemerintah Daerah, mohon ijin kalau di jalur tol itu sudah kenak, berncandanya demikian, mulai dari Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Madiun Kota. Kami sampaikan karena kami eks di KPK jangan pemberhentiannya di Magetan, Alhamdulillah sampai kami selesai menjabat di Magetan, Magetan tidak kenak, Alhamdulillah, mudah-mudahan di Magetan sampai kapanpun tidak kenak dari KPK. Tadi, disampaikan ternyata di Madura juga Sumenep yang InsyaAllah tidak kenak juga, saya berharap, berdoa jangan sampai lunas oleh KPK, karena semua Kabupaten sudah kenak,” jelasnya.

Sementara Kapolres Magetan saat ini dijabat oleh perwira yang pernah ditugaskan di KPK. “Ini yang menggantiin di saya (Magetan), itu juga dari KPK, Bang Muhammad Riffai angkatan 99, itu dia 10 tahun di KPK. Kemudian saya 8 tahun di KPK. InsyaAllah hari Kamis disana ada acara pisah sambut,” ungkapnya.¬† (Syahril)

adminwh