Gerebek Perjudian di Jl. Pengkemiri Tulangan Sidoarjo, Sat Sabhara Polresta Sidoarjo Berhasil Tangkap 35 Orang dan Sita Puluhan Juta

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Sidoarjo : Jajaran Polresta Sidoarjo, Jawa Timur, semakin gencar menggelar operasi Penyakit Masyarakat (Pekat). Sejumlah razia Miras, Narkoba hingga Kamar Kos dan Hotel semakin rutin dilakukan Polresta Sidoarjo di Wilayah hukumnya.

Pada kesempatan tersebut, Satuan Sat Sabhara Polresta Sidoarjo mencurigai adanya aktivitas 303/berbagai di tempat Judi Sabung Ayam yaitu di Dusun Kendal Desa Pangkemiri RT. 3 RW 1 Kecamatan
Sabtu, (1/9/2018) Malam Hari yang berhasil diungkap satuan jajaran Polresta Sidoarjo.

Tidak hanya itu, beberpa pelaku 303 dan peserta undian judi dadi, capjiki, angka dan huruf (capjiki) juga turut diamankan pihak kepolisian. Dari yang dihimpun media warta Hukum Net melihat Personil Sebanyak 71 dari Sat Sabhara Polresta Sidoarjo diterjunkan dalam operasi tersbut.

Saat melakukan penggerebekan 303/ini ratusan penjudi lari kocar-kacir, dikarenkan kedtangan pihak berwajib. Sejumlah Anggota Sat Sabhara lari mengejar hingga mengeluarkan tembakan peringatan untuk menangkapnya pelaku judi. Dari penggerebakan tersebut, Polisi berhasil amankan 11 Ayam Jago Tarungan, 35 pelaku dan lebih kurang seratus sebelas Sepeda Motor diduga milik pelaku atau penjudi diamankan. “Sepeda Motor tersebut diduga juga ditinggalkan pemiliknya saat digerebek,” terang Wakasat Sabhara AKP Slamet Hariyanto.

Saat ini, pelaku akan dimintai keterangan,serta Barang bukti akan dilakukan pendataan lebih lanjut dan diamankan di Polresta Sidoarjo. “Jika ada unsur pelanggaran pidana, akan kami limpahkan ke unit Reskrim Polresta Sidoarjo untuk proses lebih jauh,” terang Slamet Hariyanto

Dikatakan lebih jauh dari Masyarakat
arena judi ayam disinyalir ada oknum Purnawirawan Polri yang membekingi, dan ada Oknum Polisi aktif juga untuk agar judi ini selalu aman dan kondusif.

Di arena judi tersebut diketahui ada perputaran uang hingga ratusan juta rupiah, perhari, bahkan, acara perjudian ini hampir tiap hari dilakukan, bahkan bisa sampai undangan, judi sabung ayam sampai luar daerah,Tutur Masyarakat.

Informasi dari Wakasat Sabhara mengutarakan kepada awak media bahwa arena sabung ayam ini sudah berdiri sejak 5 tahun yang lalu, tempatnya terstruktur tiang bangunannya sudah dicor dengan semen. Ini terbukti kalau sudah lama berdiri,” dan sudah diatur tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan Masyarakat Sidoarjo sangat memberikan aspirasi kepada anggota kepolisian karena berhasil mengungkap pelaku judi yang meresahkan Masyarakat. (Syahril)