Saat Melakukan Liputan Terkait Pungli 5 Orang Jurnalis Diduga Dianiyaya Oleh Petugas Samsat Kabupaten Bogor.

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Bogor : Kronologi Singkat Pengeroyokan. Saat ingin melakukan peliputan terkait dugaan PUNGLI (Pungutan Liar) di Samsat Kabupaten Bogor, 5 orang wartawan An. Faldy,  Dwi, Julijar,  Gustini,  Ismayanti,  mendapatkan perlakuan tidak selayaknya.

Kejadiannya dipicu oleh BAUR SAMSAT KAB. BOGOR H. DINDIN, Beliau menemui kami di Halaman SAMSAT dan memaki Faldy (Korban Pengeroyokan) dengan kata kasar.
“Kamu itu bangsat,  bajingan kamu”

Selanjutnya H.  Dindin memerintahkan 3 anggotanya untuk menarik paksa Faldy (dengan cara yang kasar) untuk katanya keperluan pemeriksaan diruangannya. Faldy berupaya merekam kejadian itu,  namun kameranya direbut dan terjatuh hingga rusak. Begitupun ketika Faldy dan rekan2 berupaya merekamnya dengan HP. H. Dindin memerintahkan anggotanya untuk menyita HP dan Kamera, serta menghapus Foto dan Video dikamera tersebut.

Ismayanti dan Gustini (Wartawati) yang mencoba merekampun mendapat perlakuan yang sama, bahkan sempat dipukul kepala bagian belakangnya oleh orang suruhan H. Dindin. Faldy yang saat itu tidak terima dengan perlakuan itu, malah mendapatkan pukulan yang dilakukan oleh kurang lebih 5 orang. Kejadian berlangsung Pada pukul 16.00 Wib Pada Tanggal 31 Agustus 2018 di Kantor SAMSAT KABUPATEN BOGOR.

Kejadian sudah dilaporkan Ke Polres Kabupaten Bogor (RESKRIM Unit 4)
pada Pukul 18.00 Wib s/d 23.00 Wib. (31/8). Sudah dilakukan visum, namun Gustini dan Ismayanti tidak diperkenankan BAP dan visum dengan alasan penyidik bahwa lukanya tidak parah,  sementara dijadikan saksi aja.

Hasil Rontgen Faldy :
1. Tulang hidung bagian atas patah.
2. Hidung  bagian bawahnya retak.
3. Tulang samping kiri hidung geser (akibatnya sesak nafas berkepanjangan). Harus periksa rutin di dokter THT.
– Untuk Memar dll belum diketahui.

Kerugian materi yang dialami :
– Lensa Kamera DSLR Rusak dan 1 buah HP pecah di layar.
– Video hasil liputan dihapus dan beberapa video liputan lain pun dihapus.

“terkait permasalahan ini Pihak terkait  kususnya petugas samsat kabupaten bogor  telah melanggar UU Pers No. 40 1999. Tentang Kebebasan Pers Dan Kemerdekaan Pers. Harapan kami dari  pihak Polda Jabar, dan Mabes Polri, Saber Pungli, KPK, untuk menindak lanjuti Petugas Samsat di Wilayah Kabupaten Bogor,  Pungkasnya.  (Hendrik T/Tim)