MUI MESUJI TOLAK BEREDARNYA DI MEDSOS, 2019 GANTI PRESIDEN

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Mesuji : Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung, H. Chusni Fadil, S. Pd. I. Menanggapi berita yang tersebar di media sosial (medsos) yang beredarnya ajakan yang tidak baik yang melalui media sosial terkait penolakan terhadap salah satu kontestan dalam pemilihan Presiden (Pilpres) pada tahun 2019 mendatang yang bertuliskan, 2019 ganti Presiden. Mendapat penolakan dari Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mesuji.

Ketua MUI Kabupaten Mesuji H. Chusni Fadil S.Pd.I. mengemukakan bahwa MUI Kabupaten Mesuji secara tegas menolak adanya kegiatan tersebut di Daerah Kabupaten Mesuji. MUI Kabupaten Mesuji menolak kegiatan gerakan, 2019 Ganti Presiden yang ada di Daerah Mesuji. karena dengan adanya hal tersebut dapat memecah belah persatuan di masyarakat luas seluruh Indonesia.

Seperti yang di sampaikan Ketua MUI Kabupaten Mesuji H. Chusni Fadhil, S.Pd.I. menurutnya, kami selaku Ketua MUI Kabupaten Mesuji harus netral dari berbagai Ranah politik sekali pun Ketua Umum MUI pusat mencalonkan diri, lain hal untuk individu anggota silah-silahkan saja berpolitik sesuai patwah MUI tahun 2009 yang mana setiap insan wajib memilih serta di larang untuk golput.

Sebagai warga yang baik tentunya kita memiliki hak penuh untuk memiliki pemimpin sebagai mana di ajarkan nabi SAW yakni pilihlah pemimpin yang jujur, amanah, tabligh dan payonah, apapun bentuknya hasil suara itu harus terbuka serta pilihlah pemimpin yang cerdas untuk nantinya dapat memimpin masyarakat, intinya soal memilih itu kembali kepada masyarakat dengan harapan pemilihan nanti berlangsung aman dan damai, serta kodusif.

Kami degan tegas akan membuat surat kepada Polres Mesuji untuk membatalkan bila terjadi di Daerah Kabupaten Mesuji dan bila kegiatan tersebut di lakukan di Bandar Lampung, kami akan membuat surat edaran dan pernyataan sikap di media massa yang menghimbau agar umat Islam tidak menghadirinya. Jelas. Fadhil. Jumat, 17/08/18.

Menurut Chusni Fadhil, berita medsos tersebut di tolak oleh ketua MUI Kabupaten Mesuji karena gerakan tersebut berpotensi memecah belah persatuan umat Islam padahal pilihan politik merupakan hak pribadi masing-masing. Ini kami lakukan agar umat Islam tidak terpecah belah dan soal politik merupakan pribadi masing-masing. imbuhnya.

Terkait pencalonan KH. Ma’ruf Amin sebagai wakil presiden mendampingi Joko Widodo, kami MUI Kabupaten Mesuji secara kelembagaan tetap netral dan tidak memihak salah satu calon. Dan secara pribadi menganggap bahwa sosok Ma’aruf Amin adalah Ulama yang dapat mempersatukan umat Islam.

Secara pribadi saya mendukung pencalonan KH. Ma’ruf Amin karena merupakan sosok ulama yang dapat mempersatukan umat. Namun secara kelembagaan MUI akan tetap Netral. Pilihan politik di serahkan kepada masing-masing umat tetapi dengan menjunjung tinggi persatuan dan toleransi serta tidak menggunakan isu SARA, ungkapnya. (Budi/Red).