KHARIRUS SA’IDIYAH BERBEKAL UANG SAKU MENJADI PENULIS  HEBAT

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Bojonegoro : Dukungan penuh orang tua dan keluarga dalam menekuni dunia menulis. Demikianlah yang dirasakan Kharirus Sa’idiyah el Firda, begitu nama lengkapnya sehingga prestasi demi prestasi dapat di raihnya.

” Orang tua dan keluarga saya sangat mendukung, mereka juga tidak segan-segan memberi uang saku untuk beli buku”.ungkap el Firda, Minggu ( 19/08/2018).

Selain itu, tambah eL Firda, saya sangat ingin sekali menjadi penulis dulu. Dan berawal dari saya membaca buku dan buku apapun termasuk novel saya baca kemudian bertekad suatu saat nanti saya akan membaca karya saya sendiri.

Alumni dari MAN 1 Tuban ini selalu bergelut dan menekuni dunia tulis menulis hingga berkibar namanya.Terlahir dari keluarga sederhana, di Tuban 8 Juli 1995 membuat eL Firda menjadi anak yang bersemangat dan menekuni dunia menulis.

” Saya suka menulis waktu di Aliyah, passion saya pada penulisan ilmiah sebenarnya, kemudian ikut kompetisi penulisan ilmiah tingkat SMA/Aliyah dan saya lanjutkan hingga di Universitas Brawijaya Malang di bidang yang sama. Kalau untuk fiksi seperti novel, cerpen, puisi itu hanya penyanding saja yang penting tidak berhenti menulis. Saya coba model penulisan lain agar tidak jenuh”.terang el Firda yang gemar Novel Andrea Hirata dan Boy Candra itu.

Hoby membaca dan menulis yang di miliki Mahasiswa Universitas Brawijaya Malang cukup menjamin bagi Mahasiswa ini. Menjadi seseorang yang membanggakan bagi keluarga dan almamaternya. Segudang prestasi tidak luput dari buruan gadis tiga bersaudara ini.

Beberapa penghargaan pernah di raih diantaranya :

1. Peraih Medali Emas dalam INCC Malaysia Tahun 2017.
2. Peraih Inovator Muda Nasional.
3. The Best Presentasion.
4. Juara Tiga Inovator Muda Internasional dalam ajang LKTI Perancis.
5. The Best Paper Inovator, Seoul Korean, selain itu juga buah karya buku wanita matahari dan Ontologi Essai.  (Oke).