Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Pres Release Hasil K2YD Yang Berhasil Dikerjakan Juli Hingga Pertengahan Agustus 2018

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Surabaya : Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Antonius Agus Rahmanto, S.H, MH, SIK. M.Si. Gelar Pres Release hasil ungkap kasus serta hasil Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan jajaran (K2YD) selama bulan Juli hingga pertengahan Agustus 2018, di Lapangan Upacara Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jum’at (10/8/2018) sekitar Pukul 13.00 Wib.

Dari hasil ungkap kasus dan hasil kegiatan K2YD Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya besrta Polsek jajaran dengan rincian, Narkoba 64 tersangka, 3C 28 tersangka, Judi 17 tersangka, Miras 1 tersangka dan Premanisme sebanyak 27 Orang.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto, SIK, M.Si. kepada media ini menjelaskan bahwa, Gelar Release Yang dilaksanakan kali ini tentang Kegiaatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (K2YD),Untuk Meninggakt kinerja Beberapa Kapolsek
& dalam rangka mendukung pengamanan dan cipta kondisi dalam pelaksanaan Asian Games yang akan dilaksanakan di Palembang dan Jakarta.

” Walaupun pelaksanaan Asian Games tidak dilaksanakan di Surabaya, kami harus menjaga situasi yang kondusif, Aman Dan Mengurangi angka oknum” saat Perhelatan Sea Games. Karena bagai manapun juga kalau negara Indonesia daerahnya ada yang tidak kondusif dan banyak kriminalitas, nanti akan memperburuk citra negara kita di mata Internasional,” Ucap Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak sbgai Mantan
Kasubdit Ranmor yg bertugas di Polda Metro Jaya

Masih kata AKBP Agus, dalam periode kasil K2YD yang dimulai dari bulan Juli hingga pertengahan tanggal 10 Agustus 2018. Kepolisian Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dengan Polsek Jajaran berhasil mengamankan sebanyak 137 Orang dan mengaspirasi jajarannya yang selama ini bekerja dengan baik dan selalu mengembangkan kasus yg terhelit

” Adapun untuk kasus premanisme sebanyak 27 orang, yg diungkap kepolisian akan melakukan penyelidikan apabila dalam penyelidikan kami tidak mencukupi bukti, kami akan melakukan pembinaan serta mendata identitasnya dan nanti kita pulangkan ke rumahnya supaya tidak mengulanginya lagi,” Katanya. Lanjut Agus, barang bukti yang berhasil di amankan dalam pelaksanaan K2YD antara lain, Sabu seberat total 30 Gram, 3 butir Pil Ekstasi, 8 Unit Sepeda Motor (R2),

” Atas perbuatan para tersangka, petugas akan menyangkakan dengan Pasal yang sesuai dengan pelanggarannya, Pengedar Sabu dengan Pasal 112 Ayat (1) dengan ancaman hukuman 5 hingga 20 Tahun, sedangkan tersangka pengguna Sabu petugas akan menyangkakan dengan Pasal 114 Ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 4 hingga 12 Tahun penjara,” Tegasnya (Syahril)