Satuan Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Membeberkan Tindakan Tegas Sebanyak 1.593 Lalin Selama Bulan Juli 2018

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Surabaya : Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Didik Sugiarto, S.H., beberkan hasil kerja nyata anggota lalulintas selama bulan Juli 2018, dengan menindak pengendara yang melangar aturan berkendara sebanyak 1.593 tilang.

Sebanyak 1.593 tilang yang di lakukan oleh Anggota Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dengan rincian sebagai berikut, pengendara yang tidak memakai Helm saat berkendara sebanyak 216 tilang, melawan arus sebanyak 460 tilang, muatan berlebihan sebanyak 150 tilang, tidak mempunyai SIM sebanyak 557 tilang, tanpa STNK sebanyak 78 tilang, melanggar marka jalan sebanyak 15 tilang, Safety belt sebanyak 64 tilang dan kelengkapan (ranmor) sebanyak 53 tilang.

Kasat Lantas AKP Didik Sugiarto, S.H., kepada media ini menjelaskan bahwa, sebuah bukti nyata anggota satlantas polres pelabuhan tanjung perak, dalam melaksanakan kegiatan di jalan dengan menindak tegas pengendara yang tidak mengikuti peraturan.

” Semua tindakan tegas itu merupakan sebuah kasih sayang kami kepada masyarakat supaya tidak selalu sembarangan dalam berkendara yang nantinya dapat mengakibatkan terjadinya kecelakaan,” Ucap Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Didik.

Masih kata Kasat Lantas AKP Didik, kami sangat menyayangkan kepada masyarakat, meskipun kami selaku anggota lalulintas hampir setiap hari melakukan himbauan, namun masih banyak pengendara yang selalu melanggar aturan berkendara serta melakukan pelanggaran lalulintas dan pelanggaran selalu didominasi kendaraan R2, sebanyak 1.082 pelanggar.

” Kami melalui Media Wartahukum.net, menghimbau kepada masyarakat, patuhilah rambu-rambu lalulintas serta perlengkapan perorangan baik itu perlengkapan kendaraan dan surat-surat, khusisnya bagi pengendara R2 kami himbau untuk menjaga jarak dengan kendaraan-kendaraan besar supaya dapat menghindari Fatalitas Laka Lantas yang selama ini sering terjadi,” Himbaunya. “Syahril