PEREMPUAN ITU DILINDUNGI TUHAN

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Oleh: Umar Usman

WH Jakarta : Paling tidak 24 bulan terakhir, kami berinteraksi saling bekerjasama dengan harmoni dan sinergi dalam rumah besar Masyarakat Spiritual Indonesia (RASI).
Sosok perempuan mandiri dan egaliter ini, kami mengenalnya VIVI VIBRYANI, dan familiar kami memanggilnya “Mba Vivi”.

46 Tahun silam perempuan mandiri Mba Vivi mengucapkan selamat atas kedatangannya di graha besar bernama buana terbentang luas. Anugrah, rahmat dan nikmat terbesar berupa hidup. Kausalitas itu terpatri dalam pesta kelahiran. Seorang bunda hebat bernama Hj. Ristalena Harahap berdarah etnis batak yang bersuamikan Ayah Kharismatik H. Ismail Mochtar asal Aceh oleh sebab itulah VIVI dilahirkan.

Keluarga cemara 5 bersaudara hidup rukun dan bahagia. Mba Vivi terlahir sebagai anak ke-3. Kakak sulung perempuan Lolly Yolanda dan lelaki Yopi Alyusuf. Mba Vivi Vibryani mempunyai adik perempuan Sari Rizky, dan bungsu lelaki tampan Zait Muhammad Assidiq. Setiap 19 Februari sosok mandiri Mba Vivi merayakan hari kelahiran. Sebagai manivestasi kesyukuran kepada Tuhan atas anugrah nafas hidup untuk berkarya dan berkiprah.

Wawasan visioner dari ke-2 orang tua yang berlatar intelektual. Tanjung harapan itu mengamanahkan kepada sosok bermata teduh dan indah. Sehingga Vivi mesti dan harus bersekolah. Mengenyam bangku pendidikan di SDN 22 Pagi Jakarta Barat,
SMPN 88 Jakarta Barat, dan melanjutkan jenjang pendidikan SMiP Jaya Wiisata Menteng. Berobsesi menjadi Sekretaris yang profesional, Mba Vivi menempuh pendidikan di Akademi Sekretaris SAHID Menteng, Jakarta Pusat. Memungkasi penempaan intelektuanya Mba Vivi merajut keahlian kompetensi pada Pendidikan Ahli Kepabeanan, Jakarta.

Semua kita mestilah menafkahi hidup untuk dirinya, keluarga, dan beraktualisasi diri. Saling berbagi dan mensejahterakan. Sosok perempuan mandiri VIVI menapaki dan menaiki tangga karirnya dari bawah.

Pada bilangan 1993-1995 memulai karir bekerja di Bali Sani Time Share sebagai customer Service. Untuk meningkatkan karir yang sesuai dengan kompetensi latar keahliannya, Mba Vivi pada 1995-1998 bekerja di Rashid Hussain Securitties menjabat Junior Sekretaris.

Menaiki tangga karir yang handal dan profesional Mba Vivi pada 1998-2001 berkarya di Black and Veatch Intl menduduki posisi jabatan sebagai Sekretaris. Seiring waktu bersicepat, roda zaman terus berpacu. Mba VIVI menapaki tangga karir. Kian berprestasi dan kesejahteraan meningkat pesat. Pada 2001-2002 bekerja di PT. STREAM FLO Indonesia dan menjabat personal Assistant head Rep.
Memparipurnakan puncak karirnya. Sosok Direktris ayu ini mendedikasikan kompetensi keahliannya di Perusahaan PT. WELGROW INDOPERSADA sebagai Direktur.
Sejak 2002 sampai saat ini.

Mengunjungi destinasi wisata manca negara, adalah buah pencapaian prestasi yang telah diraihnya. Berwisata ke negeri berselimut salju Eropa, mengunjungi negeri ras sipit Hongkong, dan wisata ke negeri Jiran, Maleka. Kenangan mengesankan yang tak terlupakan.

Dari sosok Ayah yang religius, sehingga sejak remaja belia mba VIVI telah ditempa untuk berspiritual dan menyerahkan segala urusan hidup pada pengaturan Tuhan. Sejak 1986 Mba Vivi mulai aktif menempa diri pada orang tua bapak Salam di kepengayoman Jakarta Timur. Dan sejak 1998 sampai sekarang bergabung di alam RASI bimbingan Mursyid Abang Bulganon.

Sesuatu energi hebat itu, ketika sedang mengalami emosi, marah, rindu, dan meraih keberhasilan dalam dinamika kehidupan. Namun tetap konsisten pada netralitas menyikapinya. Mengapa? Karena semua kita dalam perlindungan Tuhan. Itulah yang menjadi perisai dan prinsif spiritual yang mengejawantah dalam diri sosok perempuan mandiri ini.

Memungkasi perbincangan dengan kader hebat dan penuh dedikasi RASI dan Yaskum Indonesia ini. Harapannya agar RASI dan YI bersinergi menciptakan insan yang berkualitas secara spiritual dan intelektual sehingga berspiritual di alam RASI itu merasakan fenomena ketentraman, kenyamanan, dan kebahagian dengan senantiasa bersyukur kepada Tuhan begitu Mba Vivi menutup kisahnya.

Jakarta, 3 Agustus 2018. “Korlip Nasional”