KPU Nganjuk Tetapkan Pasangan Norma Sebagai Pemenang Pilbup 2018

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Nganjuk : Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nganjuk menetapkan dan mengesahkan pasangan calon Novi Rahman Hidayat dan Marhaen Djumadi atau Norma, sebagai pemenang pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk Tahun 2018.

Pengesahan tersebut dibacakan oleh Ketua KPU Nganjuk M Agus Rahman Hakim dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk Tahun 2018, yang digelar di diruang rapat Candi Lor kabupaten Nganjuk pada Rabu 25/07/18.

Sedangkan dari hasil rekapitulasi diperoleh daftar Pemilih Tetap (DPT) kabupaten Nganjuk sebanyak 848.657 suara dengan jumlah TPS 2.079 dengan tingkat kehadiran sebanyak 586.748 suara dan 554.020 suara sah serta yang tidak sah sebanyak 32.728 suara dengan ketidak hadiran sebanyak 261.909 suara, menetapkan paslon nomer 1 Novi-Marhaen mendapat 303.195 suara, paslon no. 2 Hanung-Bima memperoleh 194.310 suara dan paslon nomer 3 Desi-Yakin mendapatkan 56.515 suara. Sesuai ketentuan Pilkada 2018 menggunakan suara mayoritas maka KPU Nganjuk menetapkan paslon no. 1 Novi-Marhaen sebagai paslon terpilih.

Dirinya juga ” Mengungkapkan”banyak terimakasih kepada semua pihak yang turut andil dalam keamanan yang terjalin selama agenda pilkada berlangsung. Yakni dari pihak kemanan maupun awak media serta seluruh masyarakat Nganjuk. Semoga dengan penetapan ini Novi-Marhaen dapat dilantik sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan tanggal 20 September” Ungkapnya.

Terpisah ” Kang Marhaen Caalon Wakil Bupati Nganjuk” Saat di temui Warta Hukum.net ” Mengatakan”Bahwa terimakasih kepada seluruh Masyarakat Nganjuk,atas kepercayaannya memilih Norma memimpin Nganjuk ke depan ” Katanya.

” Ya tentu rasa syukur dan terimakasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nganjuk tentunya. Dan ke depan semoga di era kepemimpinan kami Kota Bayu tercinta ini dapat menjadi Kabupaten yang maju serta bermartabat. Lewat kerjasama seluruh pihak juga masyarakat dalam pergolakan ekonomi,sosial,dan lainnya. Dengan tersinerginya antara birokrasi, DPRD, seluruh Masyarakat untuk membangun Kota Angin menjadi lebih baik” Imbuhnya. (Hendro/ Tian)