Harga Ayam Potong Naik, Pedagang Menjerit Omsetnya Turun “Bingung Jualnya Gimana”?

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Sidoarjo : Pedagang ayam potong menjerit akibat kenaikan harga yang mencapai Rp. 40 Ribu per/kg. Satu di antaranya Pedagang bernama Taufik (47) yang biasanya menjajakan dagangannya di Pasar Tradisional Keboan Sikep Sidoarjo juga merasakan hal yang sama.

Taufik menjelaskan, Sedangkan untuk ayam ukuran besar dia harus rela mengeluarkan modal Rp. 80 Ribu untuk setiap ekornya. “Dua minggu yang lalu harga per/kg nya masih 35 Rb, sekarang mencapai Rp 40 ribu/kg, bingung juga mau jualnya gimana,” kata Taufik Senin (23/7/2018).

Akibat kenaikan tersebut, Taufik pun mengaku banyak pembelinya mengeluh lantaran harga ayam yang kini tidak lagi terjangkau. Imbasnya, omset dagangan Taufik menurun, jika biasanya di akhir pekan dia mampu menjual 100 ekor Ayam, kini menjadi 20 ekor.

“Pembeli mengeluh terlalu mahal, omset juga turun drastis, hari Sabtu dan Minggu biasa bisa jual 100 ekor, sekarang cuma 20 ekor. Ga kejangkau sama pembeli,” ujar Pedagang Ayam di pasar tradisional. Sampai saat ini pun dirinya belum bisa memprediksi kapan harga Ayam potong kembali normal.

Ia berharap hal itu lekas terjadi agar masyarakat mampu mengkonsumsi ayam sebagai hidangannya. Selain itu dirinya kerap merasa kasihan jika Masyarakat terpaksa harus membeli ayam dengan harga yang mahal. *(Taufik WH Sda / Poer WH Red)*.