Pelaksanaan Pekerjaan Proyek Pelebaran Jalan Dimong-Sendangrejo “Diduga Banyak Kecurangan”

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Madiun : Pekerjaan pelebaran jalan, yang dimaksudkan untuk peningkatan fasilitas umun, di jalan Dimong-Sendangrejo, dinilai dalam pengerjaanya asal-asalan. Pasalnya, dalam pelaksanaan pekerjaan peningkatan jalan, yang seharusnya menggunakan alat tumbuk vibrator sebagai pemadat tanah, tapi tidak digunakan hanya sebagai pajangan belaka. Dari pantuan dilokasi, tampak dalam pengerjaan kurang profesional, kurang bermutu dan juga kwalitas serta kwantitasnya.

Dalam pengerjaan terdapat kecurangan kecurangan dibeberapa titik diantaranya tidak adanya pemadatan, galian tidak rata, yang harusnya 30 Cm, akan tetapi di tengah dibuat agak tinggi serta ditutupi oleh plastik. Selain itu, pihak PT. Asri Jaya Saputra Perkasa, menggunakan berbagai cara dalam menyiasati yaitu dengan cara setiap galian 50 meter sampai 100 meter langsung di cor, tujuannya biar tidak ketahuan kecurangannya.

Pihak pelaksana proyek pelebaran jalan, PT. Asri Jaya Saputra Perkasa, terkait hal tersebut belum bisa memberikan keterangan, saat dikonfirmasi melalui telponnya tidak merspon dan di SMS juga tidak ada balasan. Terpisah, Pihak PU Kabupaten Madiun Budi, selaku koordinator, mengatakan, pihaknya pernah menegur terkait hal tersebut, namun tidak ada respon bahkan terkesan tidak di gubris.

Lain halnya dengan Kabid jalan dan jembatan, Heru Sulaksono, saat dikonfirmasi mengatakan, kita tidak tahu dengan adanya hal tersebut, akan tetapi ini merupakan laporan, dan pihaknya akan menidaklanjuti dengan menegur rekanan.

Subandi, Ketua LSM PRIMA INDONESIA Madiun, mengecam dengan pengerjaan proyek tersebut yang menggunakan sumber dana APBD, yang seolah olah hanya untuk menghambur hamburkan uang rakyat dengan pengerjaan proyek pelebaran secara asal-asalan. “Kalau tidak ada teguran dari pihak PU Kabupaten Madiun, dengan pengerjaan proyek pelebaran tersebut, akan kami laporkan ke DPRD Komisi D yang membidangi Pembangunan, “tegas Subandi.(Y)