Dua Pemuda Tidak Bermoral di Bangkalan, Telah Melakukan ‘Pencabulan’ Anak di Bawah Umur

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Bangkalan : Pada hari Senin Tanggal 16 Juli 2018 Pukul 16.30 Wib bertempat di Perempatan Tangkel Kec. Burneh dan Pasar Jurang Desa Banjar Kec. Galis Kab. Bangkalan Sat Reskrim Polres Bangkalan berhasil mengamankan 2 Orang Pelaku/Tersangka bernama Haris (Mahasiswa) 23 Th beralamat di Dsn. Gu’nang Ds. Pangolangan Kec. Burneh dan seorang lagi bernama Andrik Al. Andre (Mahasiswa) 22 Th beralamat di Dsn. Duko Ds. Banjar Kec. Galis keduanya berdomisili di Kabupaten Bangkalan Madura. Dengan Dasar Hukum *LP/491/IV/2018/UM/Jatim tertanggal 22 April 2018 dan Sp.sidik/102/VII/Res. 1.24. Tertanggal 12 Juli 2018*. Dengan tindak pidana menyetubuhi anak dibawah umur dengan korban inisial F, umur 14 Th, status korban pelajar beralamat di Sukolilo Surabaya.

Sebagaimana dimaksud dalam pasal 81 Ayat 1 dan 2 UU No. 17 Tahun 2016 tentang Penetapan PP No. 11 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua atas UU No. 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak UU No Pasal 76D UU RI No. 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan atas UU No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

Jumat, 13 April 2018 sekitar Pukul 18.30 Wib, Pada saat korban bertemu HARIS korban dibujuk akan diantarkan pulang kerumahnya, apabila mau ikut kerumah maka HARIS mau mengantarkan korban pulang ke Surabaya. Pada saat korban berada dirumah terlapor, korban meraba dibawah bantal dan didapati ada senjata tajam sehingga korban menjadi takut selanjutnya terlapor HARIS memberi isyarat diam dengan cara jari telunjuk tangan kanannya ditempelkan pada bibir sehingga korban tidak berani melawan selanjutnya korban disetubuhi terlapor. Kedua tersangka menyetubuhi korban karena melihat tubuh korban yang enak dipandang, dan wajahnya yang manis.

Kronologis kejadian, Pada hari Kamis, 12 April 2018 korban berangkat ke Sekolah SMP 19 Surabaya selanjutnya korban bermain dengan temannya yang bernama ZALFA di Banyubiru Kec. Burneh Kab. Bangkalan, selanjutnya korban dibonceng oleh AZIZ menuju Bukit Kapur Jeddih Kec. Socah Kab. Bangkalan, sesampainya di Bukit Kapur korban dikasih minuman alkohol oleh AZIZ namun korban tidak mau dan lari untuk bersembunyi. Selanjutnya korban bertemu dengan HARIS, lalu oleh HARIS korban diajak kerumahnya namun korban tidak mau lalu HARIS mengatakan akan mengantar pulang ke Surabaya tapi ikut HARIS terlebih dahulu, selanjutnya korban dibonceng oleh HARIS menggunakan Sepeda Motor menuju ke Rumah HARIS, sekitar Pukul 18.00 Wib pada saat dirumah HARIS tepatnya dikamarnya korban meraba dibawah bantal didapati sebuah senjata tajam sehingga korban ketakutan lalu HARIS menyuruh diam dan korban tidak berani melawan sehingga selanjutnya korban disetubuhi oleh HARIS. Kemudian Pukul 22.00 Wib korban dibawa ke Surabaya oleh HARIS untuk membeli HP, setelah smpai di Surabaya korban dibawa ke Club yang kemudian korban diberi minuman keras oleh HARIS. Kemudian sekira Pukul 00.15 Wib korban diajak pulang kerumahnya HARIS setelah sampai dirumahnya HARIS menyetubuhi korban, lalu pada hari Sabtu, 14 April 2018 sekira Pukul 17.30 Wib korban dibawa oleh ANDRIK Al ANDRE menuju kerumahnya selanjutnya korban mandi dan ganti baju menggunakan pakaian milik kakak ANDRE, selanjutnya korban diajak pergi kerumah imam kemudian masuk kedalam kamar selanjutnya korban disetubuhi oleh ANDRE.

Pada hari Senin, 18 April 2018 sekira pukul 09.00 Wib pada saat dirumah Kakak ANDRE korban dijemput oleh kedua orang tuanya yang kmudian dibawa pulang oleh kdua orang tuanya ke rumahnya Surabaya. *(Mus / Poer WH Red)*.