Penyebrangan Selat Bali. ASDP Ketapang dan ASDP Gilimanuk Terpaksa Buka Tutup, Karena Angin Kencang dan Gelombang Tinggi

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Banyuwangi : Angin kencang dan gelombang tinggi kini menghantui selat bali. sempat viral di media masa prihal vidio perjuangan beberapa kapal yang nekat menyebrangi selat bali. bahkan hal ini mengakibatkan dua ASDP di kedua pulau jawa dan bali ini harus buka tutup.

Vidio pertama kali di unggah dalam akun Facebook oleh Wage Dwi Atmajaya dengan kutipan status:

“Daripada ngomongno uwong, masalah seng gk jelas, politik ini itu luwih apik tingkatkan ibadah kita (Daripada membicarakan orang, masalah yang tidak jelas, politik ini itu lebih baik meningkatkan ibadah)… Selamat malam, selamat berjuang buat temen2 demi keluarga tercinta…”

Dalam 4 video yang diunggah Wage Dwi Atmajaya menggambarkan perjuangan empat kapal yang harus melawan keganasan gelombang Selat Bali.

Akibat Keganasan Gelombang di sertai angin kencang ini penyabrangan Ketapang menuju gilimanuk juga sempat ditutup pada Selasa Lalu (10/7) mulai Jam 15.45 Wib dan dibuka kembali pada 17.30 Wib. hal ini terpaksa di lakukan karna jasa penyebrangan sangat memprioritaskan keselamatan penumpang dan kru Kapal.

Bahkan di bali sendiri. Kepala Unit Pelaksana Pelabuhan (UPP) Kelas III Gilimanuk, Nyoman Suryantha, Rabu (11/7) mengatakan, kondisi cuaca yang terjadi di Selat Bali sulit diprediksi sehingga sewaktu-waktu bisa terjadi penundaan penyeberangan.

“Kami prioritaskan untuk keselamatan, begitu kondisi cuaca tidak memungkinkan sementara ditutup. Seperti kemarin (Selasa sore-red), itu karena kondisi di Ketapang,” terang Suryantha.

Dengan kondisi cuaca perairan yang seperti itu, kapal mau tidak mau harus mengikuti arahan dari Syahbandar. Para nahkoda juga diimbau untuk mewaspadai cuaca yang tidak menentu saat ini. Buka-tutup pelabuhan menurutnya mutlak dilakukan untuk keselamatan pengguna jasa.

Sementara dari informasi yang dihimpun dari BMKG. Saat penutupan pada Selasa sore hingga petang itu angin cukup kencang dengan kecepatan angin 14 knot dan maksimum tercatat hingga 20 knot bahkan lebih. Selain itu juga tinggi gelombang di Selat Bali antara 0,5 – 3 meter. Pada Rabu kemarin juga diprakirakan masih ada potensi kecepatan angin hingga 20 knot dan tinggi gelombang antara 0,25 – 3 meter. (Gufron)