Pernyataan Sikap Dari Massa Tentang Bobroknya Kinerja Panwaslu Sampang

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Sampang : Setelah melakukan aksi Unjuk rasa yang dilakukan oleh para relawan “Mantap” pada hari Senin (09/07/2018) sejak jam 10.00 Wib.
Pada aksi penolakan hasil rekapitulasi tersebut banyak kecurangannya tetapi Panwas tidak pernah sedikitpun melakukan tindakan, sehingga para demontrasi merasa kecewa dan sempat ricuh berupa tindakan anarkis yang dilakukan oleh mereka.
Dalam pernyataan sikapnya, salah satu pembawa orasi mengatakan, ” Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sampang ini harus jujur dan adil, tidak adanya politik uang, karena semua yang berkepentingan sudah di bayar dengan uang, yaitu KPU dan Panwas semuanya telah dibayar, sehingga Pilkada tidak jujur dan adil sebagaimana mestinya, demokrasi dan aspirasi serta aspirasi rakyat telah di kebiri dan di bunuh oleh orang-orang bajingan, mafia dan juga yang mempunyai uang. Kita harus tegakkan keadilan, karena itu semua adalah suara rakyat, bukan suara para bajingan atau orang kaya yang bisa diubah-ubah begitu saja “, Ungkap salah satu orator tersebut.

Salah satu korlap Tim Mantap yang berasal dari kecamatan Sreseh (H. Imam Bukhari) memberikan pernyataannya ke pihak media, Beliau mengatakan, ” Aksi ini kami lakukan karena tidak adanya sikap dari Panwaskab, jadi kami mengklarifikasi terhadap Panwas, ternyata sebelum surat itu di jawab mereka sudah memberi statement duluan, tapi alhmdulillah tadi kami sudah mendatanginya, Panwaskab meminta maaf dan merekomendasi serta menandatangani tuntutan kita.

Yang pertama Panwas terlalu gegabah dalam menentukan sikap, yang kedua KPU jangan sampek mengeluarkan SK, tetapi sampai saat ini KPU belum mengeluarkan SK pelantikan, cuma mengeluarkan SK rekapitulasi penghitungan suara, terus yang ke tiga kita menginginkan keputusan dari Mahkamah Konstitusi (MK) dulu, maksimal 45 hari, tetapi kami dapat informasi agar proses tersebut dipercepat oleh MK itu sendiri.

Selain ke MK kita mengajukan juga ke Dewan Kehormatan PKPU untuk banding, doakan saja semoga pengajuan kita agar cepat-cepat diputuskan “, Ungkap H. Imam Bukhari.

Terkait aksi demo ini saya katagorikan dalam tahap terkendali, aman dan kondusif, meskipun dari anggota kami ada terluka, untuk anggota kepolisian, kami turunkan sekitar 250 personel, ditambah dari TNI sekitar 150 personel, sedangkan aksi demonstran ada sekitar 2000 pendemo “, Ujar AKBP Budi Wardiman, SH, SIK.

Dalam aksi tersebut berjalan dengan lancar, meskipun sempat ada kericuhan karena adanya kekecewaan waktu berunjuk rasa di Panwaskab di jalan Raya Aengsareh-Sampang, dan aksi para demonstrasi tersebut berakhir sekitar Jam 16.00 Wib. (Is-one).