Gelar Pelantikan IKAL, SMPN 2 Kota Bengkulu Periode 2018-2021

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Bengkulu : SMPN 2 Kota Bengkulu menggelar pelantikan pengurus Ikatan Keluarga Alumni (IKAL) masa bakti 2018-2021 dan musyawarah kerja bertempat di salah satu Hotel Kota Bengkulu, Minggu (8/7).

Acara tersebut, dihadiri Bupati Lebong Rosjonsyah, kepala sekolah SMPN 2 Susnaini Julita, seluruh guru, sfat di jajaran SMPN 2 Kota, serta tamu undangan yang hadir turut berbahagia atas dilantiknya ketua baru Hero Beto periode 2018-2021. Sementara itu, Hero Beto ketua IKAL periode 2018-2021 mengatakan, ada empat prinsip sebagai pondasi mewujudkan prestasi almamater.

” Pertama, berdasarkan pasal 3 anggaran dasar IKAL SMPN 2 Kota Bengkulu dinyataka dalam bentuk organisasi adalah paguyuban yang menghimpun almuni yang tersebar di seluruh indonesia dan di luar negeri, semangat guyub adalah semangat kekeluargaan dalam balutan silaturahmi dan keragaman. Kedua berdasarkan pasal 5 anggaran dasar IKAL SMPN 2 adalah organisasi yang independen dan tidak berafiliasi pada partai politik, suku, agama, ras dan golongan tertentu. Ketiga, sebuah kenyataan dan fakta yang tidak dapat di tolak IKAL SMPN 2 rumah yang dibangun dari aneka, usia, kebiasaan, suku, pengalaman bahkan agama. Keempat, IKAL SMPN 2 tidak hidup di ruang kosong tapi hidup dan berada di ruang sosial, artinya tanggung jawab sosial terhadap lingkungannya, ” jelasnya Hero Beto memberikan sambutan, Minggu (8/7).

Lanjut dikatakan Hero, tujuan pembentukan IKAL SMPN 2 Kota Bengkulu, merekrut anggota almuni di seluruh Indonesia bahkan di luar negeri, karena almuni SMPN 2 dari tahun 80 sampai sekarang sudah puluhan ribu alumni.

“Untuk mempererat tali silaturahmi serta untuk menyatukan visi dan misi sekolah dengan almamater agar saling bersinergi,” ujarnya nya saat di wawancara beberapa awak media. Saat ditanya, program kerja kedepan untuk IKAL SMPN 2 Kota Bengkulu? “Program kerja kami, meniti beratkan pada masalah sosial karena IKAL sendiri paguyuban, tidak ada unsur politik sama sekali, karena mempererat tali silaturrahmi di antara almuni apalagi ada musibah, ” tutupnya (Rk)