Seorang Aparatur Kepala Desa Di “Cokok” POLISI Karena Kedapatan Membawa Barang Haram SABU

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Ngawi : Kedapatan membawa sabu, seorang oknum kepala desa kini meringkuk di balik jeruji besi Polres Ngawi. Kepala desa nakal ini, Mustakim (43). Dia menjabat sebagai Kepala Desa Kedungrejo, Kecamatan Malo, Bojonegoro, Jawa Timur.

“Dari tangan kades ini kita amankan barang bukti natkoba jenis sabu. Meski sempat melawan akhirnya berhasil kita bekuk dan hanya seberat 0.98 gram sabu kita amankan,” kata Kasat Reskoba Polres Ngawi AKP Djanu Fitrianto, kepada jurnalis Warta Hukum Biro ngawi, Selasa (3/7/2018).

Yang bersangkutan kata Djanu masih aktif sebagai kades dan memiliki SK PNS. Dia tertangkap saat melintas di Jalan Raya Ngawi-Bojonegoro, Desa Karangtengah, Kecamatan Prandon. Pelaku lanjut Djanu berhasil dibekuk di depan SPBU Njoho.

“Penangkapan dini hari pukul 00.30, Senin (2/7), di depan SPBU oleh anggota saya dan yang bersangkutan sempat melawan. Untuk alasan pelaku menggunakan narkoba kita masih dalami apakah hanya pemakai atau pegedar juga,” katanya.

Penangkapan itu berawal dari laporan masyarakat, bahwa tersangka sering mengisap sabu. Atas laporan tersebut Satreskoba Polres Ngawi melakukan pengintaian. Informasi yang beredar, pelaku mendapatkan barang haram tersebut dari wilayah Ngawi.

“Penangkapan pelaku berdasarkan dari informasi masyarakat bahwa pelaku sering menghisap sabu. Dan sering ke Ngawi,” tambah Kassubag Humas Polres Ngawi AKP Eko Setyo Martono. Hingga akhirnya, lanjut Eko penyergapan yang dipimpin langsung Kasat Reskoba mendapati barang bukti sabu seberat 0.98 gram yang disimpan di dalam bungkus rokok mild dalam saku celana kades. “Memang awalnya pelaku mengelak akan tetapi saat digeledah ternyata kita temukan barang bukti dan selanjutnya pelaku kita amankan ke Polres Ngawi,” pungkas Eko. (Poer WH Red)