Pengisian Perangkat Desa Sumbergandu Madiun ‘ SEMRAWUT ‘

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Madiun : Dalam pelaksanaan mulai di bukanya pendaftaran pengisian perangkat desa Sumbergandu Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun untuk pengisian formasi Sekretaris Desa (Sekdes) dan Kesra di duga acak acakan atau produk gagal. Karena semua Ini bisa di buktikan saat tahapan pendaftaran lowongan sudah berjalan sesuai regulasi waktu hinngga tanggal 07/06/18.

Namun anehnya ada rapat sosialisasi pengisian perangkat saat itu juga 07/06, acara yang di hadiri jajaran muspika Pilangkenceng beserta panitia dan seleruh elemen warga desa Sumbergandu juga ikut hadir calon kandidat pelamar. Pengumuman yang di duga tidak bisa dipertanggung jawabkan
Namun ada yang aneh, pembentukan dan penetapan ketua panitia dalam pelaksanaan tersebut Kades Sumbergandu Slamet Joko tanpa memperhitungkan legal atau payung hukum dalam pelaksanaan.
Hasil rapat tersebut juga aneh, pihak kecamatan menyarankan pengisian perangkat diundur. Dengan alasan payung hukum antara permendagri dan perbup yang tidak klop.

“Seperti dagelan saja, suatu lembaga komisionier tanpa ada kejelasan yang hakiki terlalu gegabah kades sumbergandu dalam mengambil kebijakan, ini akan membikin pusing panitia pelaksana di karenakan di bentur benturkan dengan kandidat dan warga sumbergandu khususnya, lucu sekali suatu komisioner di bentuk dengan regulasi aturan yang di ragukan” ujar salah satu warga desa Sumbergandu Kecamatan pilangkenceng Kabupaten Madiun.
Ada yang menggelitik saat rapat di selesai semua panitia kabur entah kemana, dan ada pendaftar yang akan mendaftarkan menunggu sampai jam 15:00 Wib.

Pendaftaran ditutup Jam 15 : 00 Wib jadi pendaftar yang menunggu saat itu telah hilang hak konstitusinya. Ketidak jelasan status panitia hingga berita ini di lansir belum menemukan titik terang yang jelas. ” panitia ber SK Kades harusnya panitia memperjelas statusnya dan mau di bawa kemana pengisian ini” ujar salah Satu RT pada wartawan koran ini.

Ketua Panitia saat di hubungi melalui selular menjawab sudah mengundurkan diri. Warga desa Sumbergandu pun merasa di rugikan karena telah menyerap dana ADD + PAD guna melaksanakan kegiatan pengisian perangkat dengan hasil produk gagal, bagaimana pertanggung jawaban SPJnya nanti, jelasnya. (Y)