Limbah Batu Bara PT Injatama Resahkan Warga.

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Bengkulu Utara : Mengenai masalah limbah batu bara dari PT Injatama subkon Mingan Mining, yang mencemari sungai ketahuan dan area kuburan masyarakat di desa Pondok Bakil Kecamatan Pulok Kupai Kab. Bengkulu Utara yang akhir-akhir ini meresehkan warga setempat.

Karena hal tersebut, masyarakatpun berani untuk mengambil tindakan dengan menutup akses jalan menuju tambang, sehingga membuat aktivitas tambang tidak bisa beroperasi.

Ketika dimintai keterangan dari pihak karyawan PT Injatama yang bergerak dibidang pertambangan batu bara ini, salah satu karyawan PT mendukung aksi yang dilakukan masyarakat, karena karyawan juga protes dengan gaji yang tidak sesuai dengan kesepakatan.

Dilain sisi, saat dimintai keterangan dari media ini, beberapa waktu lalu, salah satu masyarakat berinisial PD mengatakan. “kami ingin melakukan aksi karena ingin menuntut hak dan meninjau kembali dampak lingkungan akibat tambang batu bara tersebut, yang sudah mencemari kuburan, perkebunan dan sungai di kecamatan Pulok Kupai,” ujarnya.

Dilanjutnya, dan jika ada penyelesaian antara pihak perusahaan dan masyarakat maka itu akan dilakukan di aula Desa Pondok Bakil, akan tetapi jika tidak ada penyelesaian maka sebagai masyarakat, mereka siap untuk bertindak yang lebih jauh lagi,

“Sampai adanya kejelasan. Jika tidak ada kejelasan maka tambang batu bara ini akan d stop terlebih dahulu aktivitsnya,” tutupnya. Sampai berita ini dionlinekan, pihak atasan dari PT Injatama dan kades Desa Pondok Bakil belum dapat dimintai keterangan. (CW)