Personel Gabungan Mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru di Halaman Mapolda Jatim

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Surabaya : Selasa 12 Juni, Kepolisian Daerah Jawa Timur mengerahkan 10.342 personel untuk mengamankan arus mudik balik serta Lebaran tahun 2018. Ribuan personel tersebut disebar ke seluruh wilayah di Jawa Timur. Terutama di jalur mudik yang akan dilalui para pemudik mulai dari perbatasan Jawa Tengah hingga ke Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.

Wakapolda Jatim Brigjenpol Widodo Eko Prihastopo mengatakan dalam pengamanan mudik ini pihak Polri juga dibantu dengan TNI, Dishub, dan instansi samping lainnya.“Untuk mengamankan lebaran, kami menggelar Operasi Ketupat Semeru 2018,” kata Widodo. Kepada semua kuli tinta yg hadir saat acara tsb termasuk salah satu jurnalis senior Warta Hukum yang hadir.

Widodo menjelaskan, operasi tersebut akan digelar selama 18 hari mulai dari Kamis (7/6) hingga Senin (25/6). Para personil akan ditempatkan di semua jalur mudik. Mulai dari jalur lalu lintas, jalan tol, dan titik-titik jalan yang dianggap rawan. “Ini operasi kemanusiaan, di Jatim banyak jalan yang rawan kecelakaan lalu lintas,” jelasnya.

Dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya diantara jalur yang memiliki rawan kecelakaan tinggi adalah di jalur panjang. Seperti di kawasan Jalur Pantura Tuban, Pantura Situbondo dan jalur tengah Surabaya-Ngawi.

Di jalur tersebut banyak pemudik yang memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi karena jalanan agak lengang. Akibatnya Karena terlalu lalai dan ngebut, kecelakaan tak terhindarkan.

Sementara itu Kapolda Jatim Irjenpol Machfud Arifin mengatakan pihak Polda Jatim siap penuh mengamankan arus mudik balik dan lebaran 1439 H. “Kami aparat akan all out. Semua titik rawan sudah diantisipasi. Jembatan ambruk Tuban juga sudah selesai diperbaiki dan sudah dapat dilalui,” kata Kapolda Jatim Irjenpol Machfud Arifin.

Jenderal Kelahiran Surabaya itu menuturkan, dengan hadirnya jalan tol baru Surabaya Ngawi diharapkan dapat memperlancar arus mudik, kendati ada yang belum tersambung. Polisi lanjut Manchfud, tidak akan menjaga jalur mudik saja.

Akan tetapi juga mengamankan Jatim dari semua gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Sebab baru-baru ini Jatim, khususnya Kota Surabaya baru saja diguncang aksi bom bunuh diri yang menyebabkan puluhan korban tewas. (Poer WH Red ).