MENDEKATI HARI RAYA IDUL FITRI TIM SALOB BINA MARGA TETAP BEKERJA DENGAN INTENSITAS TINGGI

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Malang : Demi kelancaran dan keselamatan masyarakat yang melakukan mudik Lebaran, baik arus datang dan balik, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Malang,  mengerahkan pasukan sapu lobang (salob) yang dimilikinya di tujuh Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD).

Tim Salob Dinas PU Bina Marga yang bergerilya di berbagai titik jalan di wilayahnya masing-masing,  diharapkan mampu memberikan rasa nyaman dan aman para pengendara yang akan masuk ke wilayah Kabupaten Malang. Baik di jalan skala kabupaten maupun jalan-jalan desa yang akan dilewatinya dalam rangka mudik.

Hal ini dibenarkan Romdhoni Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang yang menyatakan, pihaknya berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan perawatan dan perbaikan berbagai jalan yang  nantinya akan dilalui para pemudik.

Semua itu untuk memberikan rasa nyaman dan aman para pemudik. Walau pun kita fokus kan di jalan-jalan protokol terlebih dahulu. Jalan ini tentunya jadi akses utama pemudik.  Setelahnya kita sisir jalan perdesaan, kata Romdhoni kepada Wartahukum.net

Sasaran tim salob di tujuh UPTD Bina Marga adalah jalan-jalan yang kembali mengalami lubang dan bisa membahayakan pemudik saat melintasinya nanti. Semua kita saput jalanan berlubang di jalan protokol. semua program ini masuk dalam pemeliharaan dan perawatan jalan saja,  bukan pembangunan baru, ujar Romdhoni yang menyatakan pula untuk proses tersebut,  pihaknya akan menyisir jalanan protokol di 33 Kecamatan.

Dikesempatan berbeda Suwignyo, Kepala  Bidang  (kabid)  Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, menyampaikan pihaknya terus memantau berbagai kerusakan jalan  dan jembatan di wilayah Kabupaten Malang.

Bahkan, sejak Februari 2018  lalu,  pihaknya telah melakukan berbagai perbaikan dan pemeliharaan jalan rusak di sembilan titik di berbagai wilayah Kabupaten Malang, yaitu Singosari,  Kalipare,  Gedangan,  Ngantang, dan Kepanjen yang mencapai sekitar 20 kilometer (Km).

Pemeliharaan jalan sudah rutinitas tahunan kita. Tentunya saat akan lebaran seperti ini kita intensifkan. Lewat 7 UPT yang ada kita gerilya jalanan yang rusak. Hal  ini dalam upaya memberikan kenyamanan dan keamanan masyarakat pemudik, ujar Suwignyo.

Disinggung mengenai pemeliharaan jalan perdesaan yang juga akan jadi tujuan para pemudik,  nantinya, Suwiknyo menyatakan, tetap menjadi prioritas pihaknya untuk diperbaiki. Tentu kita prioritaskan,  jangan sampai ada kesan dari pemudik bahwa jalanan di desa Kabupaten Malang rusak-rusak, imbuhnya.

Selain jalur mudik yang akan disasar oleh tim salob UPT Dinas PU Bina Marga, jalur wisata tetap menjadi prioritas juga. Terutama dalam menyambut para pengunjung,  baik dalam maupun luar yang biasanya akan menyerbu berbagai destinasi wisata pantai,  khususnya.

Romdhoni menegaskan,  jalan pariwisata di Malang Selatan,  khususnya tetap menjadi prioritas pihaknya untuk terus ditingkatkan kualitasnya. Tapi untuk sementara kita hanya dalam proses pemeliharaan dan perawatan saja sambil menunggu lelang. Tetap kita perbaiki untuk jalur jalan wisata, ujarnya.