Gamblangkan Aturan PTSL Lensamata.com dan AWG Gelar Sosialisasi

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Nganjuk : Guna semakin gamblangkan ,’aturan tentang Pendaftaran Sistematis Lengkap (PTSL) Kabupaten Nganjuk kepada Jurnalis, Pegiat LSM, Praktisi Hukum, dan Tokoh masyarakat . Media Lensamata.com bersama Aliansi Wong Gawat (AWG) gelar sosialisasi pelaksanaan PTSL/ Prona di Kabupaten Nganjuk.

Dalam acara yang di hadiri oleh, PJ Bupati Nganjuk Drs. Sujono, MM, Camat Tanjung Anom Mohamad Makrup, S. Sos, Sekertaris Daerah Agoes Soebagijo, Penyelenggara  Gundi Sintara, SH, MH, Ketua Aliansi Wong Gawat Sudarmanto atau yang kerap disapa kang panjul, beserta seluruh hadirin dari LSM, Awak Media dan Tokoh Masyrakat se-Kabupaten Nganjuk, berlangsung, tertib, aman, penuh debat diskusi, dan meriah.

Di sosialisasi tersebut banyak point-point penting yang di dapat antara lain mengenai keputusan bersama tiga Menteri, yakni Menteri Agraria dan Tata/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Menteri Dalam Negeri, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi tertanggal 22 Mei 2017 Nomor : 25/SKB/V/2017, Nomor : 590-3167A tahun 2017 dan Nomor 34 tahun 2017, mengenai Pembiayaan Persiapan Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap yang dulunya disebut Prona. Yakni berbunyi ,dalam rangka penyeragaman pembiayaan persiapan PTSL oleh pemerintah dan membebaskan pembiayaan bagi masyarakat, perlu melakukan penyeragaman biaya PTSL dan pengaturan sumber pendanaan PTSL yang tidak tertampung dari Pendapatan Belanja Negara(APBN). Menteri Agraria dan Tata Ruang /Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) menetapkan jenis kegiatan, jenis biayaan dan besaran biaya yang diperlukan dalam pelaksanaan persiapan PTSL. Meliputi : Kegiatan Penyiapan Dokumen, Kegiatan Pengadaan Patok, dan Materai, Kegiatan Oprasional petugas kelurahan /desa. Menteri Dalam Negeri memerintahkan Bupati/walikota untuk melakukan langkah-langkah sebagai berikut, bahwa menganggarkan biaya PTSL yang tidak tertampung dalam APBN dan Anggaran pendapatan belanja desa ke dalam APBD sesuai kemampuan masing-masing.Pemberian pengurangan dan keringanan pembebasan pajak bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) bagi masyarakat yang menerima sertifikasi dalam pendaftaran tanah sistimatis, memerintahkan inspektorat daerah untuk berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dalam penanganan pengaduan masyarakat terkait PTSL sesuai pasal 385 UU Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah.

Pembiayaan kegiatan operasional petugas kelurahan/desa sebagaimana dimaksud meliputi, biaya pengadaan dokumen pendukung, biaya pengangkutan dan pemasangan patok, dan transportasi petugas Kelurahan /Desa ke Kantor Pertanahan dalam rangka perbaikan dokumen yang diperlukan. Besaran biaya yang diperlukan untuk persiapan pelaksanaan sebagaimana dimaksud pada diktum kesatu, keempat, dan lima, enam dibagi dalam beberapa kategori per-Provinsi dimana Nganjuk masuk : Kategori V (Jawa dan Bali) sebesar Rp. 150 ribu.

Dalam pembiayaan sebagaimana dimaksud di atas tidak termasuk biaya pembuatan akte, BPHTB, PPH, dan biaya persiapan PTSL tidak dianggarkan di APBD sehingga menteri dalam negeri memerintahkan Bupati/Walikota membuat peraturan Bupati/Walikota bahwa biaya tersebut dibebankan kepada masyarakat, ataupun tentang adanya SE (Surat Edaran) Gubernur guna pembuatan Perdes mengenai pembiayaan PTSL, Perihal apa saja penanganan yang dilakukan jika pembiayaan lebih dari SKB 3 Menteri dan lain sebagainya. Yang terkesimak di beberapa sambutan Narasumber PJ Bupati Sujono, penyelenggara serta para hadirin yang sempat berdiskusi hebat.

Gundi Sintara selaku salah satu dari penyelenggara saat di temui pasca tajuk berlangsung “mengatakan” bahwa begitu apresiasi atas lancar dan terselenggaranya acara hari ini, walaupun ada kekecewaan mengenai tidak hadirnya dua narasumber dari dua instansi yakni ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Nganjuk , serta kepala BPN (Badan Pertanahan Nasional) Nganjuk yang sebenarnya menjadi titik penting dalam sosialisasi ini.”Katanya. Dirinya juga mengucapkan terimakasih dan applaus kepada Sujono PJ Bupati, yang mau hadir dan memberikan beberapa paparan terkait PTSL. Ungkapnya.(Tian/Hendro)