Mengaku “Digendam”, Motor Saudara Ipar Di Embat

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Surabaya : Jaman Sekarang Hubungan saudara tak menghentikan langkah seseorang yg bernama Nasrial (41 th), ke penjara. Laki-laki separuh baya yang berdomisili di Jalan Keputran Panjunan III/53, Surabaya, dijebloskan sendiri oleh adik iparnya dengan tuduhan penggelapan motor.

Kronologis ini bermula saat Nasrial meminjam motor kepada adik iparnya. Lelaki yang setiap hari harinya bekerja sebagai pedagang bumbu beralasan butuh motor untuk membeli daun jeruk di Pasar Keputran Surabaya. Namun setelah ditunggu hingga beberapa jam Pelaku Nasrial tak kunjung kembali. Korban yang panik mengadukan hal ini kepada keluarga Nasrial. Namun dari pihak keluarga, tidak tahu keberadaan Nasrial.

Akhirnya setelah kesabaran korban tak bisa di bendung, maka hal ini dilaporkan kepada aparat hukum di wilayah setempat.
Selang beberapa hari kemudian, Nasrial akhirnya berhasil dibekuk anggota Opsnal Unit Reskrim Polsek Genteng. Kepada penyidik, Nasrial mengakui meminjam motor korban. Namun motor Honda Beat itu dipinjamkan lagi kepada kedua orang yang baru dikenal. Nasrial berdalih menjadi korban gendam. “Pengakuannya motor dipinjamkan kembali oleh pelaku kepada dua orang baru dikenal. Namun malah tidak dikembalikan,” ujar Kapolsek Genteng Kompol Ari Trestiawan kepada awak media Warta Hukum, bertemu tidak sengaja disela sela sehabis melaksanakan sholat dhuhur berjamaah di masjid wilayah genteng selasa (5/6).

Bpk. Kompol Ari menambahkan, Nasrial terbukti melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan saat ini tersangka sudah ditahan dan Barang bukti dari penangkapan tersebut terdapat satu buah BPKB motor korban.

“Tersangka dijerat pasal 378 KUHP dan 372 KUHP. Ancaman hukumannya minimal empat tahun kurungan penjara,” tandasnya. (Poer WH Red)