POLSEK Pabean Cantikan “Sukses” Menggelar Operasi Pekat

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Surabaya : Operasi pekat selama 14 hari yang digelat Polsek Pabean Cantikan berhasil menjaring pelaku kriminalitas kelas kakap.  Salah satunya pengedar sabu-sabu (SS) dengan barang bukti seberat 30,82 Gram. Selain itu ada 3 penjudi, dan 11 preman juga diamankan.

Kapolsek Pabean Cantikan Kompol Nur Suhud menuturkan ke Jurnalis Warta Hukum melalui By Phone, Pelaku pengedar sabu tersebut bernama Samsun Hadi (44 th), Warga Jl. Kedung Asem No. 83, Rungkut, Surabaya. Tersangka merupakan pengedar sabu spesialis ranjau. ”Sering menerima atau mengirim SS tanpa tatap muka,” penjelasan Bpk. Nur Suhud ke awak media Warta Hukum, Minggu (3/6)

Kapolsek Pabean Cantikan Kompol Nur Suhud pengungkapan penangkapan pengedar sabu-sabu atas informasi Warga. Saat digerebek tersangka sempat mengelak. Namun ketika digeledah ditemukan 6 poket SS dengan berat total mencapai 30,82 Gram. ”Biasanya saya mendapat telephone dari seseorang disuruh masuk ke dalam gang dan mengambil barang yang sudah diletakkan di bawah tiang listrik,” Pengakuan Pelaku Samsun di Mapolsek Pabean Cantikan.

Kemudian tersangkapun melakukan dengan cara yang sama saat mengirimkan barang haram tersebut kepada pembelinya. Tersangka saling memberikan instruksi kepada pembeli sebelum memasang ranjau sesuai kesepakatan. ”Biasanya saya menaruh SS di bungkusan rokok di suatu tempat di daerah Merr,” imbuh Samsun.

Samsun mengaku, melakoni bisnis haram tersebut karena terpaksa tidak memiliki pekerjaan. Sampai ada tawaran  yang cukup menggiurkan dari seseorang. Kini Samsun telah diamankan di Mapolsek Pabean Cantikan dan mendapat ancaman hukuman di atas 10 tahun. Sedangkan penjudi yang diringkus Afrizal (38 th), Warga Jl. Jojoran III No. 3, Gubeng , Surabaya. Ditangkap karena melakukan praktik perjudian poker online di rumahnya. Barang bukti yang disita dari tangan tersangka ialah 1 set Komputer, kartu ATM dan buku tabungan.

Kemudian Djoko Suprianto (39 th), Warga Jl. Krampung I No. 12 A, Ploso, Tambaksari Surabaya. Ditangkap karena melakukan praktik perjudian jenis togel dengan barang bukti 1 lembar kertas tombokan togel dan uang Rp. 50 ribu. Lalu yang terakhir adalah Djoko Prayitno (41 th), Warga Jl. Krampung II ditangkap dengan kasus serupa dengan Djoko Suprianto. Sementara untuk 11 preman yang berhasil diamankan Polsek Pabean Cantikan telah diberikan tindak pidana ringan dengan diberikan bimbingan dan pengarahan, Sehingga tidak dilakukan penahanan. ( Poer WH Red )