Komplotan Modus Operandi Pengganjal ATM berhasil Diringkus Satreskrim Polres Nganjuk

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Nganjuk : Satreskrim Polres Nganjuk berhasil ringkus empat orang jaringan sindikat pembobol ATM (Anjungan Tunai Mandiri atau Automatic Teller Machine),dengan modus operandi ganjal tempat masuk kartu ATM pada kamis 31/5/18 pukul 19:00, kemarin.

Menurut Kapolres Nganjuk,empat pelaku sindikat tersebut diketahui adalah pasangan suami istri yakni AR (38) dan MS (26) asal kota bandung,serta FA (38) asal Kabupaten Padang Pariaman Provinsi Sumantra Barat dan DI (31) Kabupaten Sijunjung Provinsi Sumantra Barat. Komplotan tersebut berhasil diringkus oleh petugas, ketika akan menguras salah satu ATM korbannya di sekitar Kelurahan Guyangan Kecamatan Bagor, pada Kamis 31/5/18 pukul 19.00 wib lalu.

”Sebelum diringkus petugas, keempat sindikat ini sempat membobol ATM milik korbannya di mesin ATM BCA yang berada di SPBU 54.644 05 depan Terminal Bus Nganjuk. Namun mereka hanya mendapat uang sebesar Rp.1500 dari saldo korbannya tersebut,” terangnya saat konferensi pers diruang Reskrim Polres Nganjuk, Sabtu (2/6/2018).

“Dalam menjalankan modus operandinya para pelaku menempelkan pusat pelayanan atau call center palsu pada mesin ATM ,serta memasukan ATM bekas yang telah dimodifikasi dan di tempeli batang korek api guna mengganjal ATM keluar. Setelah mesin Error selama lima menit dan kembali normal,para pelaku menunggu korbannya masuk bilik ATM dan berpura-pura antri sembari memberikan informasi kepada korban untuk menelpon call center yang telah dipasang tadi,apabila ada keluhan atau ATM macet. Setelah Pin di dapat’melalui via telpon call centre palsu, para pelaku menunggu korban pergi, lalu mengambil ATMnya ,dan menguras isinya atau mentransfer ke rekening pelaku di tempat atau mesin ATM yang lain. ” Imbuhnya.

“Mereka ini juga pernah beraksi diwilayah Nganjuk lainnya yakni di ATM BRI SPBU Fambayung, pada Selasa 29/5/18 dan berhasil membobol uang sebesar Rp 1.350.000,- ,ATM BCA SPBU depan Terminal serta menjarah ATM diberbagai kota lainya.  “Hasil dari membobol ATM, tidak mereka ambil langsung uangnya, akan tetapi ditransfer ke rekening lain atau rekening mereka,” ujar Kapolres.

Selain meringkus keempat pelaku, Polres Nganjuk juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 Unit Mobil Toyota Calya Warna Silver Nopol D 1805 AFO, berbagai Jenis Kartu ATM, 4 Kotak Korek Api sebagai Sarana Pangganjal Kartu ATM, 3 Buah HP Merk Advan,Samsung dan Nokia, 3 Buah Tas Punggung Berisi Pakaian Pelaku, serta 3 Paket Sabu Berikut bong (alat hisap Sabu).

Ditegaskan pula oleh Kapolres AKBP Dewa, bahwa tindakan keempat pelaku dengan modus operandi ganjal ATM ini, merupakan tindak pidana pencurian dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). “Mereka dijerat dengan pasal berlapis, yakni pasal 363 KUHP dan UU TPPU pasal 3, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,” pungkasnya. (Hendro/Tian/Sumber : Pledoi.com)