FPII Kecam Himbauan DP yang Tidak Berlandasan

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH jakarta : Meyikapi beredarnya selebaran yang berkop surat Dewan Pers (DP) yang ditujukan kepada Instansi Pemerintah, Kapolri, dan Instansi Swasta tertanggal 30 Mei 2018 perihal himbauan Dewan Pers terkait isu Tunjangan Hari Raya (THR) menjelang Idul Fitri 1439 H.

Forum Pers Independent Indonesia (FPII) menganggap bahwa selebaran yang beredar luas diberbagai kalangan tersebut menunjukkan sikap yang berlebihan dan tidak beralasan dari orang-orang “Pengecut” yang bernaung di bawah Dewan Pers.

“Seharusnya Dewan Pers malu dengan selebaran yang dikeluarkannya itu, ini menunjukkan kualitas Ketua Dewan Pers yang sebenarnya, ” ucap Kasihhati saat buka puasa bersama dan rapat Pengurus Presidium FPII di Waroeng Tingwe, Jalan Dewi Sartika, Jakarta Timur, Rabu (30/05/18).

Anggota Presidium FPII Pusat. Sehubungan dengan pernyataanya yang telah melukai professionalisme Wartawan, maka Ketua Dewan Pers beserta Jajarannya sudah selayaknya dipecat. Ketika himbauan ini terkait dengan profesionalisme, etika serta benteng moral demi menjaga kepercayaan publik dan dalam rangka keikutsertaan dalam pemberantasan tindak pidana korupsi, Forum Pers Independent (FPII) sangat mengapresiasi himbauan tersebut.

” Siapa yang menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme kewartawanan, menghindari penipuan dan penyalahgunaan profesì wartawan serta mendukung upaya pemberantasan praktek korupsi, apakah Dewan Pers dan Konstituennya atau diluar konstituennya,” kata Ketua Presidium FPII.

Kasihhati meminta dengan tegas kepada Para Wartawan baik yang tergabung di Organisasi FPII maupun yang belum tergabung, untuk sama-sama mengawasi dan memantau selebaran himbauan tersebut. Rapat Presidium FPII pusat. “Kita mau lihat siapa sebenarnya yang menjaga etika dan profesionalisme kewartawanan,” pungkasnya. “Henndrik Tobing /Sopian Abdillah.

One thought on “FPII Kecam Himbauan DP yang Tidak Berlandasan

Comments are closed.