Keluhan Dan Kendala Lahan Parkir Di Pasar Srimangun Sampang

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Sampang : Pasar tradisional terbesar dan terlengkap di kabupaten Sampang adalah Pasar srimangunan, selain letaknya yang cukup strategis karena berada di tengah-tengah kota Sampang, pasar srimangunan tersebut merupakan pusat perbelanjaan terlengkap, baik kebutuhan pokok, pakaian mulai dari anak-anak sampai dewasa, perlengkapan sekolah, alat elektronik, perabotan rumah tangga dan sebagainya, bahkan mulai dari grosir maupun eceran, semuanya ada di pasar srimangunan itu.

Karena semakin bertambahnya jumlah pedagang yang ada di pasar tersebut, akan berpengaruh juga kepada semakin meningkat pula pengunjung serta pembelinya, sehingga berdampak juga kepada lahan parkir, terutama apabila hari pasaran yaitu hari Selasa dan sabtu, apalagi bila H-7 menjelang hari Raya Idhul fitri, jangankan parkir kendaraan Roda 4 (mobil), untuk parkir Roda 2 saja tidak dapat tempat parkir, sehingga parkir bisa membludak ke pinggir-pinggir jalan protokol yang ada di depan pasar dan akan menambah kemacetan arus lalu lintas.

Dan pada hari Selasa (28/05/2018) ada dua orang pengunjung pasar, salah satunya bernama Moh. Jalil dari Desa. Pangongsean-Torjun, beliau mengeluh dan mengatakan, ” Saya mengendarai mobil bersama teman mau datang ke sini dan mau masuk ke halaman parkir pasar srimangunan, tetapi mau masuk ternyata pintu pasar telah di tutup sama portal, sehingga saya dengan teman tidak dapat masuk dan akhirnya mobil saya parkir di pinggir jalan depan pasar, Sebetulnya tidak boleh dan melanggar rambu lalu lintas, tapi ya mau bagaimana lagi Mas “, Ujar Moh. Jalil.

Sedangkan untuk menyikapi masalah lahan parkir tersebut, kepala pasar srimangunan Sampang (Misnaki Suroso) mengungkapkan,” Sebetulnya permasalahan ini sudah lama jadi kendala, apalagi di waktu menjelang hari Raya Idhul fitri yaitu sekitaran H-7 lebaran “, Ungkap Beliau.

Selanjutnya Misnaki Suroso mengatakan, ” Dengan membludaknya pengguna jasa parkir yaitu over load, terutama kendaraan Roda 2 yang begitu banyak, jadi harapan kami terhadap Pemerintah terkait untuk membangun kembali lahan parkir dengan cara pembangunan tingkat atau lantai tiga, dengan tujuan agar sebagian kendaraan Roda 2 maupun Roda 4 bisa parkir dan tidak over load lagi, sehingga jalannya perdagangan di pasar srimangunan Sampang serta arus lalu lintas bisa lancar “, Kata Misnaki Suroso.
Setelah melakukan konfirmasi dengan kepala pasar Srimangunan Sampang yaitu Bapak Misnaki Suroso, maka kemudian pihak media Warta Hukum Sampang meninggalkan lokasi pasar sekitar jam 12.00 Wib dengan rasa puas.