HINDARI UANG PALSU, BI TURUN LANGSUNG DALAM PENUKARAN UANG

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Malang : Mendekati Lebaran, aktivitas penukaran uang pecahan melonjak. Selain pihak Bank yang kebanjiran melayani masyarakat, pihak lain pun memanfaatkan moment tersebut dengan melakukan penjualan uang pecahan di berbagai sudut jalan.

Satu sisi kondisi tahunan tersebut memberi dampak yang positif bagi masyarakat yang memanfaatkan peluang mendapat keuntungan dari  transaksi tukar uang. Tapi disisi lainnya menimbulkan was-was dengan adanya uang palsu yang kerap beredar di momen ramai seperti Lebaran.

Kondisi tersebut yang membuat Bank Indonesia (BI) bekerjasama dengan perbankan,  baik bank umum dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Untuk melayani layanan penukaran uang pecahan di 74 titik outlet bank umum dan 46 titik outlet BPR yang ada di wilayah kerja BI Malang. Kepala Perwakilan BI Malang Dudi Herawadi membenarkan adanya pelayanan penukaran uang yang dimulai hari ini, Senin (28/5/2018) sampai tanggal  8 Juni 2018 nanti.

Ini untuk mempermudah masyarakat saat membutuhkan layanan tersebut. Selain tentunya untuk menghindari risiko uang palsu yang biasanya beredar menjelang hari lebaran, kata Dudi, kepada wartahukum.net Senin (28/5/2018).

Risiko uang palsu yang beredar dan dimungkinkan dijadikan alat transaksi dalam layanan penukaran uang,  inilah yang dipangkas oleh BI Malang. Selain dengan mempersiapkan outlet, layanan penukaran uang juga dilakukan secara  keliling dengan mempergunakan 14 Mobil kas.

Layanan keliling tersebut dalam upaya semakin mempermudah masyarakat untuk mengakses layanan penukaran uang pecahan yang telah disiapkan sebanyak Rp 3,9 triliun. Mobil kas keliling akan mengelilingi Malang Raya untuk layanan ini. Jadi masyarakat bisa memaksimalkannya nanti dan tidak terjebak pada praktik peredaran uang palsu ,ujar Dudi.

Untuk pelayanan penukaran uang melalui kas keliling di Kota Malang, akan dipusatkan di lapangan parkir GOR Gajayana  (Mall Olympic Garden) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai serta di halaman Balai Kota Malang. Sedangkan di Kabupaten Malang dilaksanakan di Masjid Agung Baiturrahman Kepanjen dan beberapa lokaso pasar murah di wilayah Malang, Batu dan  Pasuruan. Jadi kita full pelayanan untuk penukaran uang. Kita berharap masyarakat memanfaatkannya. Tukar uang anda di tempat-tempat resmi untuk menghindari risiko uang palsu, ujar Dudi.

Dudi melanjutkan, selain bisa memanfaatkan pelayanan penukaran uang pecahan,  pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan hati-hati dalam bertransaksi menggunakan uang. Selalu cermat  dan teliti untuk melihat uang, pungkasnya. (Kie)