Dewan Kesenian Tangerang Selatan Menggelar Festival Budaya

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
WH Tangerang selatan : Sejak dilantiknya Walikota Tangsel  pada tanggal, 26 Nopember 2016 kini Tangerang selatan  sudah mempunyai  52 aktivitas kegiatan, baik yang  dilakukan sendiri maupun program kerja sama dengan komunitas komunitas yg ada di kota Tangsel, adapun komunitas yang berada di Tangerang,  serta dewan Kesenian Depok, bahkan kawan kawan  seniman lainnya . Sebelumnya Di tahun 2017 lalu dewan Kesenian budaya  juga melakukan Festival Seni Budaya selama satu bulan penuh yang jatuh di bulan suci  Ramadhan.
Tujuan selenggarakan giat seni budaya- tak lain agar ” RUH” seni budaya memberi nafas pada kehidupan.  Pembangunan tidak melulu fisikal, bangunan dan lainnya .  Tapi harus menyentuh, jiwa, nyawa, pikiran dan ide-ide . Adanya perubahan karakter pada seseorang menjadi Akhlaqul karimah.
Giat Festival ke-2 di Tahun  2018 ini dilakukan di berbagai tempat mulai dari :
 1) di Gelanggang Seni Budaya,
 2) di RIMBUN- Kampung Jati- Ciater,
 3)di Kandank Jurank Doank,
 4) di BALAI KOTA- Pusat Pemerintahan.
Serta mengusung lebih  banyak Komunitas, di antaranya, Komunitas Seni Rupa BALE, Tangsel Club(TC), Komunitas Sastra Indonesia (KSI), Padepokan Pencak Silat “Raja Macan”, Pencak Silat Jalan Enam, CITATA, Sanggar Oplos, Sarang Matahari.
Shobir selaku ketua dkts menyampaikan” Dengan mengucap syukur Alhamdulillah acara  Festival seni budaya ini dapat terlaksana dengan lancar, dan  serta dapat dihadiri oleh seluruh unsur Pemerintahan  yang dihadiri Walikota Tangsel, Kadis Dinas Pariwisata,
Kadis Dinas Pendidikan & Kebudayaan, para seniman, praktisi, HISSI , ICMI, JPKP, unsur mahasiswa dan lainya .
Shobir juga menambahkan bahwa ” Kegiatan Festival Seni Budaya selain pameran dan  lelang seni lukisan, terdapat  juga ada lomba Modeling Islami dan mewarnai, Parade- Tadarus puisi, Sarasehan Sastra, Lomba Baca Puisi Mahasiswa Se- Tangsel, Workshop film,  pagelaran seni pencak silat, &  workshop teater, serta puncaknya peluncuran antologi puisi “Tangsel Mengaum”. Tutupnya.

Area lampiran