POLRES TUBA AMANKAN PUNGUTAN LIAR (PUNGLI)

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Tulang Bawang : Kapolres di Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung, AKBP. Raswanto Hadi Wibowo, M. Si. SIK. bersama Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Oprasi Tangkap Tangan (OTT) 2 (Dua) Pelaku Pungli di Jalan Lintas Timur (Jalintim).

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tulang Bawang Berhasil menangkap AS (35) dan BO (26), yang di duga melakukan Pungutan liar (pungli) kepada sopir mobil di Jalan Lintas Timur.
Kasat Reskrim AKP. Zainul Fachry, SIK. mengatakan, para pelaku di tangkap Satreskrim pada Kamis (17/5) sekitar pukul 11.00 Wib, saat sedang meminta-minta uang kepada sopir mobil yang sedang melintas di Jalan Lintas Timur, Kampung Agung Dalem, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang.

AS yang berprofesi sopir, warga Kampung Agung Dalem, Kecamatan Banjar Margo dan BO yang berprofesi wiraswasta, warga Kampung Tri Mulya Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang, ujarnya AKP. Zainul Fachry. Jumat, 18/5/2018.

Lanjutnya, penangkapan terhadap para pelaku dilakukan oleh anggota Satreskrim yang saat itu sedang melakukan Patroli rutin untuk pencegahan curas, curat dan curanmor (C3), di Jalan Lintas Timur, dan lalu melihat ada tiga orang berada di tengah-tengah Jalan sambil meminta-minta uang kepada sopir mobil yang sedang melintas.

Ketiga orang tersebut dengan memegang cangkul, berpura-pura menimbun Jalan yang sedang rusak, lalu memberhentikan mobil dan meminta uang kepada sopir mobil yang sedang melintas, melihat kejadian tersebut anggota kami yang sedang melintas langsung melakukan penangkapan terhadap para pelaku, selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolres Tulang Bawang, jelasnya AKP. Zainul Fachry. Dari tangan para pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buah cangkul dan uang tunai sebanyak Rp. 4 Ratus 10 Ribu.

Saat ini para pelaku sudah di amankan di Mapolres Tulang Bawang. Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, para pelaku akan di jerat dengan Pasal 504 KUHP pidana tentang Pelanggaran Ketertiban Umum, dengan pidana kurungan paling lama 6 Minggu. pungkasnya.(Budi/Red).