Ketua PP. Muhammadiyah Melakukan Kajian Kolosal Keislaman

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Sampang : Dalam menjalin Persatuan dan kesatuan antar organisasi keislaman terbesar yang ada di Indonesia, khususnya Nahdatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, untuk meningkatkan Persatuan dan kesatuan diantara organisasi keislaman tersebut sehingga akan terbentuk jalinan tali silaturahmi yang lebih kuat dengan tujuan untuk membangun bangsa Indonesia kedepannya, maka pada hari Senin (14/05/2018) bertempat di pendopo rumah Dinas Bupati Sampang, Organisasi Islam Muhammadiyah yang ada di kabupaten Sampang mengadakan suatu kegiatan yaitu tentang kajian umum (Kolosal) keislaman.

Hadir dalam gelar acara itu antara lain ; Ketua PP Muhammadiyah (Prof. DR. Din Syamsudin, MH), Ketua dan Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, seluruh Pimpinan Daerah Muhammadiyah yang ada di Madura, Ketua MUI Sampang (KH. Buqhari Maksum), Tokoh Nahdatul Ulama (NU) Pamekasan (KH. Umul Khoirul), Sekda Kabupaten Sampang (Putut Budianto), Kabid Binmas Kajari, Komisioner KPUD Sampang, 2 calon Wakil Bupati Sampang yaitu H. Abdullah dan H. Abdullah Mansyur.
Acara di mulai sejak jam 13.00 Wib, dan dalam sambutannya Sekretaris Daerah Sampang (Putut Budianto) menyatakan, ” Terima dan hormat kami atas kedatangannya Bapak Prof. DR. Din Samsyudin, Beliau merupakan tokoh Nasional dan selama ini jarang seorang tokoh datang ke Sampang, apalagi sekelas beliau, ini merupakan suatu kehormatan yang terduga bagi saya pribadi selaku Sekda serta segenap masyarakat Sampang, khususnya para umat organisasi Islam Muhammadiyah yang hadir disini “, Ungkap Putut Budiyanto.

Komisioner KPUD Sampang (Miftahul Rozaq, SH.i. MH) mengatakan,” Terima kasih kepada panitia penyelenggara acara ini, khususnya Bapak Prof. DR. Din Samsyudin, MH, kami selaku KPU Sampang mengharap kepada seluruh simpatisan PP Muhammadiyah untuk berpartisipasi dan menyukseskan dalam penyelenggaraan Pilkada dan Pilgub 27 Juni 2018, karena pada akhir-akhir ini di Indonesia khususnya Jawa Timur telah terjadi banyak teror bom, jadi ciptakanlah Sampang yang aman serta kondusif di Pilkada dan Pilgub 2018.

Sedangkan ketua PP. Muhammadiyah (Prof. DR. Din Samsyudin, MH) mengutarakan, ” Terima kasih kepada para undangan yang hadir, diantaranya Forkompinda, SKPD, Kajari KPUD Sampang, seluruh partisipan kader organisasi keislaman Muhammadiyah seluruh madura, yang lebih khusus saya ucapkan terima kasih kepada MUI Sampang KH. Buqhori Maksum dan salah satu tokoh NU madura yaitu KH. Umul khoirul serta tokoh-tokoh para alim ulama yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu. Muhammadiyah merupakan salah satu diantara dua organisasi terbesar yang ada di Indonesia, sehingga Muhammadiyah sudah berdiri dan terbentuk di 24 Propinsi dan juga hampir ada di seluruh kabupaten “, Ungkap Beliau.
Prof. DR. Din Samsyudin menambahkan,” Mulai dahulu di jaman perjuangan sampai sekarang Muhammadiyah dan NU adalah suatu organisasi Islam yang sejalan yaitu tidak lepas dari ajaran-ajaran Islam yang cinta damai serta uchuwah islamiah yang berpegang teguh pada ahli sunah Wal jema’ah, terus terang ayah saya seorang NU sedangkan ibu adalah Muhammadiyah, dan waktu semasa kecil saya belajar ceramah dari seorang NU, tetapi saya dan semoga anggota kader Muhammadiyah tidak saling mencela, menjelek-jelekkan maupun saling berselisih paham, karena kita sama-sama umat Islam dan menganut ajaran-NYA yang diajarkan oleh Rosululloh, selain itu juga kita sebagai kader Muhammadiyah tidak boleh mencela atau bermusuhan dengan agama lain dan kita harus menegakkan serta menjaga agar NKRI tetap utuh dalam satu kesatuan “, Kata Prof. DR. Din Samsyudin.

Kemudian di Sela-Sela sambutannya PP. Muhammadiyah memamggil tokoh NU Madura KH. Umul Khoirul untuk memberikan pernyataan serta penjelasan jikalau Muhammadiyah dan NU adalah bagaikan saudara kembar, setelah tokoh NU tersebut memberikan penjelasan, barulah acara selesai.

Setelah acara selesai, pihak awak media menemui Prof. DR. Din Samsyudin untuk wawancara, Beliau mengatakan, ” Harapan dan tujuan kami kedepannya yaitu Muhammadiyah bisa mendirikan universitas di pulau Madura dan kalau bisa pendiriannya di Kabupaten Sampang, terkait Pilkada dan Pilgub tahun 2018, kami menganjurkan dan berfatwa ke seluruh kader Muhammadiyah untuk berpartisipasi dalam pencoblosan, selain ikut juga berperan serta dalam menciptakan suasana yang tertib, aman dan kondusif “, Kata Prof. DR. Din Samsyudin.

Setelah memberikan pernyataan di di depan para awak media, kemudian sekitar jam 15.30 Wib, Prof. DR. Din Samsyudin langsung meninggalkan tempat bersama ketua PWM (Dr. M. Saad Ibrahim) dan Wakil Ketua PWM (H. Najib Hamid, MS.i) Muhammadiyah Jawa Timur, dan juga acara berjalan dengan lancar.  #(is-one)#