KPKM-B Himbau Masyarakat Untuk Lapor Jika Melihat Mashuriyanto

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Bangkalan : Hilangnya terpidana Kasus Korupsi Program Penanganan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM) yang sudah divonis 4 tahun Kurungan Oleh Kejaksaan Gresik Terus Mendapat Sorotan, kali ini datang dari Konsolidasi Politik Kaum Muda Bangkalan (KPKM-B). “Sangat Ironis penegakan Supremasi Hukum di Negara kita, seseorang yang sudah di Vonis 4 tahun Penjara bisa berkeliaran bebas di Nusantara ini” Ungkap Abdul Mu’is Selaku Ketua KPKM-B saat Jumpa Pers tadi siang (11/5/2018)

Aktifis Kepemudaan Asal Tragah ini juga mensinyalir bahwa ada kekuatan besar yang melindungi Tersangka Mashuriyanto. “Berangkat dari hasil laporan Masyarakat, si tersangka ini menjadi bagian Tim Pemenangan salah satu Calon Bupati Bangkalan nomor urut 1, berarti kalau kemudian hal ini benar maka selama ini si tersangka berkeliaran di Kota Dzikir dan Sholawat, kami atas nama Rakyat Kota Dzikir dan sholawat Tidak Rela tatkala Bumi kami di injak atau ditempati oleh Tikus-tikus Koruptor” tambahnya.

Pemuda yang dikenal lantang dalam menyuarakan kebenaran ini juga menegaskan bahwa kalau dirinya tidak memiliki kepentingan apapun terkait dengan pernyataan yang berhubungan dengan kasus ini
Abdul Mu’is Mewakili Kelembagaan Konsolidasi Politik Kaum Muda Bangkalan tidak memiliki tendensi apapun dalam pengungkapan Kasus ini, saya hanya ingin menjaga Marwah Kesucian Kota Dzikir dan Sholawat dari Virus yang akan ditularkan oleh Tikus-tikus Koruptor dan terkait dengan Dugaan Bahwa Mashuriyanto ini Menjadi Bagian dari Tim Pemenangan Paslon Nomor Urut 1 Semoga saja tidak Benar, karena kalau kemudian dugaan ini benar adanya, maka Paslon nomor urut 1 melindungi Terpidana selama ini dan ini jelas ada Sanksi secara Peraturan Perundangan” Tegasnya.

Lebih lanjut Abdul Mu’is Menghimbau kepada seluruh masyarakat agar segera melapor manakala melihat atau mengetahui keberadaan Mashuriyanto. “Pada hari selasa tanggal (08/5/2018) kemarin sebenarnya sudah dilakukan pengrebekan oleh Kejaksaan Negeri Gresik dikediamannya yaitu di Desa Burneh Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan, namun Tersangka tidak ada dirumah, Informasi dari istrinya sudah 3 bulan tidak pulang kerumah, maka saya menghimbau kepada seuruh masyarakat dimanapun berada agar segera melapor kepada Pihak yang berwajib jika melihat atau mengetahui keberadaan Mashuriyanto, ” jelas Abdul Sapaan Akrabnya.

Perlu diketahui Mashuriyanto Merupakan salah satu tersangka kasus P2SEM dengan nilai Rp.152 Juta dan telah divinis 4 tahun Penjara pada tahun 2013 lalu, namun pihak Kejaksaan tidak bisa mengeksekusi dikarenakan Terpidana Menghilang sampai saat ini.(A.N)