Pemerintah Kota Probolinggo Melaksanakan Gelar SPKP di Kecamatan Kedopok

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Probolinggo : Pemerintah Kota Probolinggo beberapa minggu yang lalu terus konsisten dalam melaksanakan Semarak Pagi Kota Probolinggo (SPKP) di lima kecamatan, SPKP digelar di sepanjang Jalan Sunan Ampel, Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Kedopok.

Kegiatan ini sengaja dilakukan secara menyebar untuk menjangkau masyarakat di berbagai wilayah di kota Probolinggo ini. Dari hasil yang dihimpun Koresponden Warta Hukum di Probolinggo  “Merupakan salah satu kegiatan pemerintah sebagai upaya peningkatan ekonomi masyarakat untuk mendukung sektor riil. Serta mendukung masyarakat dalam bidang sosial, ekonomi, seni dan budaya. Termasuk sarana penyebaran arus informasi tentang program dan hasil pembangunan serta alternatif destinasi wisata,” Jelas Direktur PDAM, Siswadi, salah satu panitia SPKP pagi itu.

Selain PDAM, panitia SPKP tersebut adalah RSUD dr Moh Saleh dan Kecamatan Kedopok. Sebanyak 59 peserta ikut memeriahkan SPKP, diantaranya kelurahan, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), KPU, sekolah, Kadin dan UMKM. SPKP kali ini mengambil tema “Dengan semangat kartini, kita tingkatkan kualitas pemberdayaan perempuan dan menyambut pesta demokrasi pilkada serentak tahun 2018 kita ciptakan suasana damai, sejuk, aman dan nyaman”.

Wali Kota Probolinggo Hj. Rukmini berharap SPKP bisa memberikan kesempatan kepada seluruh masyarakat atau pelaku usaha untuk memanfaatkan kegiatan SPKP sebagai media komunikasi, desiminasi, ajang kreasi dan hiburan bagi masyarakat.  “Dalam peringatan Hari Kartini, sudah selayaknya kita menjadi semangatnya untuk diaplikasikan pada kehidupan sehari-hari.

Dalam hal pemberdayaan perempuan, Pemerintah Kota Probolinggo pun punya beragam program demi menempatkan perempuan menduduki posisi yang baik. Melatih perempuan mengasah keterampilan, kemampuan dan kreatifitas agar bisa mandiri dan membantu perekonomian keluarga,” Hj. Rukmini,  Pada kesempatan itu, juga mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya pada saat Pilwali dan Pilgub pada 27 Juni mendatang.

Ia berharap pelaksanaan ritual demokrasi berjalan dengan bermartabat, profesional, aman dan terkendali.  Menariknya, saat itu Rukmini juga meminta ada laporan pergerakan ekonomi UMKM selama SPKP digelar sejak tahun 2017 silam. “ingin ada kajian apakah kegiatan kita ini berdampak positif bagi kalangan sektor riil. Jika hasilnya memang baik, maka berharap kegiatan ini dapat dipertahankan untuk dilanjutkan oleh kepala daerah terpilih nantinya,” tegas wali kota.

Usai melepas balon sebagai pertanda dimulainya SPKP, Wali Kota Hj. Rukmini bersama-sama semua undangan meninjau stand peserta SPKP. Dalam kegiatan tersebut masyarakat dapat menyaksikan seni budaya, hiburan, desiminasi informasi atau program pembangunan pemkot, sembako murah, produk UMKM hingga layanan kesehatan. (ADV)