PGIN Nganjuk Berdeklarasi

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Nganjuk :  Guna memperjuangakan segala hak-hak dan nasibnya , sebanyak 350 guru swasta se Kabupaten Nganjuk yang telah diinpasing (setara) di lingkungan Kemenag (Kementerian Agama) melakukan deklarasi PGIN (Perkumpulan Guru Inpassing Nasional). Di ruang serbaguna Hotel Nirwana Nganjuk
Jl. Gatot Subroto No. 2A, Kauman, Kecamatan Nganjuk,pada Sabtu 28/4/18.

Selain adakan deklarasi,PGIN Nganjuk juga lakukan pelantikan pengurus dimulai periode tahun 2018 ini. Acara yang berlangsung di ruang serbaguna tersebut dihadiri oleh Kepala Kemenag Nganjuk atau yang mewakili, perwakilan pejabat Pemkab dan pengurus PGIN pusat.

Para guru inpassing ini sendiri berasal dari berbagai tingkatan sekolah, mulai RA (Raudatul Athfal), MI (Madrasah Ibtidaiyah), MTs (Madrasah Tsanawiyah) maupun MA (Madrasah Aliyah). Ketua PGIN Nganjuk terpilih yang kerap disapa Bisri Abdulloh”mengatakan”deklarasi PGIN hari ini bermula dari instruksi PGIN pusat. “Selaku guru inpassing, kami merasa terpanggil dengan perjuangan teman PGIN  baik di  tingkat daerah maupun nasional.
Yang kemudian kami deklarasikan pada 28 April 2018 hari ini, ” Ungkap Bisri.

Dari 482 guru inpassing di Kota Bayu,sebanyak 350 guru menyatakan bergabung dengan PGIN yang tak lain adalah yang datang disini. Melihat hal ini tentu menambah semangat bagi pengurus guna memperjuangkan nasib guru inpassing. Dengan harapan para guru mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah atau instansi terkait, terkait tunjangan, SK maupun penyetaraan golongan dengan ASN.

Selebihnya PGIN Nganjuk akan menampung segala  aspirasi anggotanya,dan berjuang bersama meningkatkan kesejahteraan,   juga meningkatkan kompetensi melalui pendidikan  maupun latihan serta kemitraan dengan instansi dan organisasi lainnya demi kemajuan pendidikan di Nganjuk khususnya. Susunan Pengurus PGIN Nganjuk  terpilih yaitu pengurus harian Moh bisri abdulloh munahin ,Sekertaris Imam Mussafak. Wakil sekertaris Moh Bisri Mustofa. Bendahara satu Nur Hidayati,dan Wakil Bendahara Nuril Kholidat.

Bisri juga berpesan agar para anggotanya, bisa menjadi guru inpassing yang berkualitas,bermartabat dengan tidak perlu mengadakan unjuk rasa dalam penyampaian pendapat atau keluhannya kepada pihak terkait, mempunyai karya yang tinggi, berinovasi yang akhirnya membawa kebesaran daerah, serta menjadi suri tauladan baik dalam lingkup sekolah maupun masyarakat pada umumnya ” Imbuhnya. (Hendro/ Tian)