Operasi Tumpas Narkoba, Polres Pamekasan Bekuk 8 Tersangka

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Pamekasan : Rabu, 25 April 2018. Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan menggelar Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2018 selama 10 hari yang berakhir Selasa (24/04) kemarin. Terhitung sejak 13–24 April 2018, Satresnarkoba berhasil membekuk 8 tersangka.

Dalam pres rilis, Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo yang didampingi AKP Mohammad Sjaiful Kasatresnarkoba menjelaskan, operasi tersebut untuk penanggulangan penyalahgunaan Narkoba dan peredaran miras tanpa izin/oplosan.

“Hasil operasi selama sepuluh hari kami berhasil merazia 4 kasus Narkotika jenis Sabu-sabu, 1 kasus Narkotika Pil Dextro, dan 3 Kasus penjualan Minuman Keras (Miras) Oplosan,” ungkap Kapolres. Dari total 4 kasus, aparat kepoliasan berhasil membekuk 8 pelaku yang 2 di antaranya berjenis kelamin perempuan. Dua wanita itu kedapatan menjual Minuman Keras (Miras). Yaitu, LN (38) Wiraswasta warga Jl. P. Trunojoyo 91 Pamekasan dan TM (70 tahun) warga Jl. Jagalan Kelurahan Barurambat Pamekasan.

Sementara lainnya, MK (30 tahun, warga Desa Branta Pesisir Kecamatan Tlanakan) kasus kepemilikan pil koplo ; AM (36 tahun warga Desa Malangan Kecamatan Pademawu Timur), DS (42 tahun warga Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan), DZ (22 tahun warga Desa Pegantenan, Kecamatan Pegantenan) dan SML (30tahun warga Desa Panaguan, Kecamatan Proppo) ditindak atas kepemilikan shabu. AH (38tahun warga JL. Sersan Mesrul III/9B)

“Penggerebekan dilakukan di berbagai lokasi, di pemukiman warga 6 kasus, rumah kos 1 kasus dan di toko 1 kasus,” tutur Teguh. Sedangkan BB yang berhasil diamankan berupa 1,36 gram Sabu-sabu, 985 butir pil koplo, alat hisap, dan total 84 miras yang 50 di antaranya merupakan miras oplosan.

Tersangka kasus narkoba jenis sabu-sabu akan dijerat dengan pasal 112 (1) jo 114 (1)jo 127 (1) UURI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara max 10 tahun penjara. “Untuk tersangka kasus narkoba jenis pil akan dijerat Pasal 196 jo 198 UURI No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan dan ancamannya hukuman maksimal 10 tahun penjara. Sedangkan untuk tersangka miras masuk dalam kategori Tindak Pindana Ringan (tipiring),” Pungkasnya.

Polres Pamekasan selama tahun 2018 ini telah berhasil mengungkap 24 kasus Narkoba dengan 31 tersangka dan barang bukti berupa 49,49 gram sabu, 1.826 pil koplo. Sedangkan kasus miras berhasil mengungkap 3 kasus miras dengan 3 tersangka dan BB sebanyak 84 botol minuman keras (Miras). (YLA)