Parah, Pekerjaan Proyek Kota Tambelangan

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Sampang : Terbengkalainya dan banyaknya pasir di badan jalan pada proyek pembangunan jalan Kota–Tambelangan pop pKabupaten Sampang mendapat banyak keluhan dari pengguna jalan maupun masyarakat sekitar.

Pasalnya, menurut warga setempat proyek tersebut dimulai sekitar beberapa Minggu yang lalu. Namun, karena tidak adanya papan nama peringatan dan pasir bertebaran sehingga hampir setiap hari banyak warga mengalami kecelakaan, Sabtu (21/04/2018).

“Banyak warga yang melintas di jalan ini terjatuh, karena seperti yang kita tahu jalan yang licin akibat pasir dan juga tidak ada papan peringatan bahwa ada pengerjaan proyek,” jelas HADI pengguna jalan asal Tambelangan saat ditemui wartahukum.net

Terpisah menurut Anggota LSM Gerakan Pemuda Pemantau Korupsi (GP2K) Kabupaten Sampang Aldiansyah mengungkapkan kecewa atas ke tidak profesionalan pelaksana Proyek dalam melaksanakan tugasnya. Ia berharap pihak kontraktor dapat segera menyelesaikan pekerjaan tersebut sebelum lebih banyak lagi korban akibat pekerjaan tersebut.

“Keamanan dan Keselamatan Kerja (K3) sepertinya tidak diperhatikan sama sekali oleh para pekerja maupun pelaksana proyek, sehingga akses hal itu mengancam keselamatan masyarakat sekitar maupun yakni pengguna jalan,” tandasnya.

Aldiansyah berharap. “Semoga hal ini segera diselesaikan, tidak dibiarkan terbengkalai seperti itu. Dan kami juga berharap pihak Dinas bisa menegur pihak pelaksana agar lebih mengutamakan kualitas dan tentunya juga keselamatan bersama,” tukasnya.

Sementara hingga berita ini diturunkan pihak terkait yakni Dinas maupun Kontraktor belum ada yang bisa dikonfirmasi mengenai pekerjaan yang membahayakan tersebut.

Sekedar untuk diketahui Proyek Jalan Kotah – Tambelangan dikerjakan oleh PT. Amin Jaya Karya Abadi, dengan pagu anggaran Rp. 3 Milyar yang bersumber dari APBD 2018.

teramat di sayangkan akses jalan begitu padat di gunakan oleh warga setempat mengalami kerusakan yg begitu parah tanpa adanya perhatian dari pemerintah setempat, sampai berita ini di muat sudah banyak korban jatuh akibat dari banyak nya material yg berserakan. (ryn)