DPRD : OPD KAB MALANG HARUS BERANI BERINOVASI DAN MELEK AKAN TEKNOLOGI

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Malang : Inovasi yang lahir di tubuh organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Malang sebenarnya telah mengalami berbagai kemajuan setiap tahun. Namun, tidak semua OPD memiliki langkah strategis dan cerdas dalam mewujudkan berbagai program kerjanya melalui berbagai inovasi yang akan lebih memudahkan dan memasifkan berbagai tujuan yang diembankan.

Hasilnya,  ada OPD yang terus berupaya melahirkan inovasi-inovasi baru yang disesuaikan dengan kebutuhan dan tuntutan zaman. Sebaliknya,  ada pula yang hanya mengandalkan program kerja secara konvensional tanpa adanya upaya melahirkan inovasi di tubuh OPD-nya.

Hal ini pula yang membuat DPRD Kabupaten Malang memberikan catatan strategis berupa rekomendasi kepada seluruh OPD terkait persoalan minimnya inovasi. Kuncoro dari Fraksi PKB yang didapuk sebagai juru bicara dalam rapat paripurna istimewa tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Malang Tahun 2017 menyampaikan hal tersebut. Ada yang terus berinovasi. Tapi yang lain tidak mengikutinya. Sehingga tidak berimbang dan terlihat minim inovasi di berbagai bidang,ujar Kuncoro.

Catatan strategis yang disampaikan tersebut didasarkan pada misi kedua bupati Malang,  yaitu memperluas inovasi dengan basis teknologi informasi. Inovasi berbasis teknologi menjadi bagian dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan,baik dari sisi transparansi,  efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas.

Dalam rekomendasi DPRD tersebut, beberapa bidang di OPD Kabupaten Malang yang disorot untuk melahirkan inovasi dan melakukan berbagai variasi program kerja terbilang banyak. Misalnya,  tercatat di Dinas Koperasi dan Usaha Mikro yang diberi catatan perlu adanya variasi program dan  kegiatan di bidang koperasi dan UMKM yang bila dilakukan secara optimal akan menjadi kekuatan besar dalam sektor ekonomi kerakyatan Koperasi dan UMKM bisa menjadi alat efektif menekan pengangguran dan kemiskinan secara signifikan, ucap Kuncoro.

Di bidang ketenagakerjaan, DPRD pun memberikan catatan agar program kerja dan kegiatan bisa lebih inovatif dalam upaya memperluas lapangan kerja. Pun bidang penanaman modal yang bergerak di sektor investasi dan diharapkan mampu meningkatkan nilai investasi yang masuk ke Kabupaten Malang. Tidak luput bidang pariwisata dan kebudayaan,  kepemudaan dan olahraga serta beberapa OPD lainnya mendapat catatan terhadap kurangnya geliat inovasi dalam berbagai program sesuai dengan tupoksinya masing-masing.

Selain beberapa catatan tersebut,  pihak DPRD juga memberikan apresiasi dan penghargaan tinggi kepada  OPD terkait dan bupati Malang yang terbilang berhasil dalam inovasi e-government berbasis teknologi informasi. Berbagai penghargaan dalam konteks inovasi dibeberapa tahun lalu adalah bukti bahwa persoalan tersebut terus berdenyut dalam tubuh OPD.

Terakhir adalah dengan diresmikannya Command Center yang menjadi pusat kendali komunikasi dan informasi berbasis teknologi yang menjadi wadah bersifat interaktif dalam pembangunan antara pemerintah dan masyarakatnya.(Kie)