Herman Tose : Bongkar Kandang Ayam Itu, Kami Tidak Tahan!!!

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Lubuklinggau : Operasional usaha penampungan kandang ayam kingkong (ayam potong) atau ayam pramuka yang berdiri di lokasi pemukiman, membuat resah dan mengganggu kenyamanan warga di RT. 01, Kelurahan Lubuk Tanjung, Kecamatan Lubuklinggau Barat 1, Kota Lubuklinggau.

Bahkan, puluhan warga membuat pernyataan yang ditandatangani diatas materai, untuk mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau supaya menutup usaha ini. Diketahui, kandang ayam ini, informasinya milik Eva yang aktivitasnya membuat lingkungan sekitar dipenuhi lalat. Sehingga, dikhawatirkan menimbulkan penyakit.

“Harus dibongkar, karena mencemari lingkungan. Apalagi kalau musim hujan. Kami yang tinggal disini tidak tahan,” ungkap salah satu warga, Herman Tose, Senin (16/4). Pihak warga pun, mendesak Pemkot Lubuklinggau melalui Instansi terkait agar segera menindaklanjutinya untuk segera menutup usaha tersebut.

“Kandang ayam sudah berdiri selama tiga tahun, kami sudah tidak tahan lagi karena banyak lalat, pembuangan limbah tidak ada, kalau hujan limbahnya langsung mencemari lingkungan dan sangat berbau menyengat ditambah pada tengah malam bisingnya suara ayam, lalu mesin hidup membuat tidak nyaman,” jelasnya.

Harapan warga, agar usaha itu dipindahkan dan ditutup di wilayahnya, bilamana tidak ditutup kemungkinan warga akan demo, karena sudah tidak tahan lagi dengan kondisi lingkungan yang tidak nyaman. “Kami juga khawatir akan menimbulkan dampak penyakit,” tegasnya. (Pranata)