Rohidin Resmi Terpilih Sebagai Ketua DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Bengkulu

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Bengkulu : Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Bengkulu, Rohidin Mersyah, resmi dilantik oleh Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartanto, di Sport Center Pantai Panjang Kota Bengkulu, Sabtu (14/4/2018).

Ketum Partai Golkar, Airlangga Hartanto, berharap agar Ketua DPD yang baru bisa memenangkan Partai Golkar dalam Pemilu 2019 mendatang. “Saya berharap dengan dilantiknya Ketua DPD baru ini dapat memenangkan partai Golkar dalam pemilu baik Pilwakot, Pilgub dan Pilpre,” Ungkap Ketum Partai Golkar, Airlangga Hartarto.

Ketum Partai Golkar meyakini bahwa selama Rohidin menjabat sebagai Ketua DPD, Golkar Bengkulu akan banyak meraih kemenengan karena didampingi orang-orang hebat seperti Syamsu Amanah selaku Sekretaris dan Yuan De Gamma selaku Bendahara.

Ia menyarankan agar Rohidin dapat melaksanakan empat program yang harus diutamakan dan di realisasikan. Seperti halnya menjaga stabilitas harga menjelang lebaran dengan program sembako murah, pengembangan rumah rumah bagi masyarakat, dan pengembangan Kawasan Ekomoni Khusus. “Apabila program ini dijalankan maka kemenangan dalam Pemilu dapat tercapai,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu, Rohidin Mersyah, mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan dan ia berjanji akan berjuang untuk memenangkan partai golkar dalam Pemilu. “Saya mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan dan saya akan berjuang dan berusaha untuk memenangkan Partai Golkar dalam pemilu,” singkat Rohidin.

Sekedar mengingatkan, Plt Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, beberapa waktu lalu terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu secara aklamasi berdasarkan hasil musyawarah luar biasa menggantikan posisi Ketua DPD yang sebelumnya yakni, Ridwan Mukti. Dan untuk diketahui acara ini dihadiri seluruh pimpinan pengurus partai se Provinsi Bengkulu diantaranya dari Partai Hanura, PPP, PKS dan Nasdem. (Ind)