IJIN OPRASIONAL INDOMARER DI PERTANYAKAN

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

WH Brebes : Kegiatan badan usaha dan industri menurut aturan perundang undangan dalam hal ini perda harusnya ditaati dan diindahkan,sebelum mendirikan bangunan dan oprasional kegiatan semua badan usaha maupun industri dan di perhatikan peta tataruang yang ada.

Tetapi masih banyak badan usaha / industri walaupun belum mengantongi ijin oprasional bisa dengan lenggang melaksanakan usahanya. Hal ini terjadi seperti di desa KUBANGPARI kecamatan kersana kabupaten Brebes Jateng, sebuah Mall Indomaret kurang lebih sudah 1 tahun oprasional diduga tanpa ijin prinsip (ijin tersebut dipertanyakan).

Pemerintah Desa Kubangpari ketika hal ini dikonfirmasikan lewat SUGINEFO selaku PJ kades desa tersebut menjelaskan awalnya tidak pernah memberikan rekomendasi pengantar domisili bangunan indomaret itu , tapi ketika awak media menunjukan surat keterangan domisili Indomaret tersebut tertanggal 10 Januari 2017 Nomor surat 474. 1/03 /1/ 2017, mengakui bahwa pengantar rekomendasi peruntukannya untuk toko klontong , setelah mengetahui munculnya surat ijin oprasional dari Kantor Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perijinan Terpadu satu atap berkilah itu kewenangan Kabupaten, padahal sudah tau jelas bahwa lahan itu merupakan lahan pertanian yang subur dan masuk peta tataruang jalur hijau, dan kalau lebih jelasnya bisa ditanyakan kepada kecamatan kersana ataupun dinas perijinan terkait dengan Indomaret itu karena kewenangan intansi yang berkopenten tegasnya.

Sementara pihak kecamatan ketika dikonfirmasikan tentang berdirinya indomaret di desa kubangpari melalui ASIF FAUZAN selaku sekcam mengatakan tidak tau karena selama ini tidak ada tembusan dari desa dan tidak ada rekomendasi kecamatan dengan adanya Indomaret tersebut, ASIF FAUZANpun mengatakan kalau Indomaret itu diduga berdiri di lahan hijau pihak Kecamatan mungkin tidak akan memberikan rekomendasi dan merasa priatin seandainya ijin oprasional Indomarat tersebut bisa diterbitkan oleh Dinas Kabupaten.

ASIF FAUZANpun menegaskan kalau Indomaret itu berdiri dilahan subur tentunya jalurnya peta hijau tetapi terkait berdirinya Indomaret itu yang lebih berwenang adalah dinas kabupaten tegasnya. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan satu pintu Drs. RATIM ketika dikonfirmasi adanya Indomaret di Desa Kubangpari merasa kaget dan mengatakan tidak tahu kalau, apa benar ada Indomaret di Desa tersebut ketikan awak media menujukan gambar bangunan Indomaret yang sudah beroprasional kurang lebih 1 tahun malah justru berkilah ketika ditanya tentang peta hijau dan lahan pertanian subur mengatakan diliat dulu titik ordinatnya di peta tataruang PU, dan ketika dikejar pertanyaan terkait dengan perijinan oprasional Indomaret Desa Kubangpari Kecamatan Kersana Kabupaten Brebes Jateng kok bisa berdiri dan beroprasional cukup lama malah melempar hal ini ditanyakan kepada salah seorang Polisi yang tidak bisa disebutkan namanya dan itu Anggota Polres Brebes.

Mengapa seorang Pimpinan/Kepala Dinas dalam hal menyikapi persoalan perijinan ko tidak tegas apakah peraturan itu bisa ditekak tekuk hanya karena kepentingan kelompok atau golongan bagaimana dengan aturan perda yang ada. (Fajar/Jarodin).